Pemanfaatan Energi Terbarukan Panel Surya di Astra Daihatsu Motor Berkapasitas 3,2 MWp. Foto: Dok. Astra
Astra akan ambil bagian dalam kumparan Green Initiative 2025, sebuah forum yang menghadirkan berbagai pihak untuk membahas isu keberlanjutan dan lingkungan hidup, di Hotel Borobudur Jakarta pada 17 September 2025.
Dalam sesi panel diskusi bertema "Membangun Ketahanan Energi dan Industri melalui Transisi Berkelanjutan", Astra bersama narasumber akan membahas strategi mewujudkan transisi energi hijau yang sejalan dengan ketahanan industri nasional.
Panel diskusi menghadirkan pembicara kunci dari berbagai sektor. Dari Astra akan hadir Boy Gemino Kalauserang selaku Group Legal Advisor Pamapersada Nusantara sekaligus Direktur PT Energia Prima Nusantara (EPN) yang merupakan bagian dari Grup Astra.
Kemudian, Eko SA. Cahyanto selaku Sekjen Kemenperin dan Prof. Firdaus Alamsjah, Ph.D. selaku Professor of Industrial Engineering sekaligus Head of XPloo, BINUS Center of Excellence in Digital Transformation & Sustainability. Sementara jalannya diskusi akan dimoderatori jurnalis kumparan Gesit Prayogi.
PLTP di Sumatra Selatan dengan kapasitas 2 x 49 MW. Foto: Dok. Astra
Dalam sesi ini, Astra akan menyoroti beberapa hal penting, mulai dari Strategi EPN dalam mendukung Astra 2030 Sustainability Aspirations, termasuk target peningkatan pemanfaatan energi terbarukan hingga 50% di operasional perusahaan.
Kemudian membahas portofolio energi bersih Astra yang mencakup tenaga surya, mini-hidro, panas bumi, hingga waste-to-energy.
Selain itu, dalam diskusi tersebut juga akan membahas peran pemerintah dalam menciptakan ekosistem industri rendah karbon, pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat efisiensi energi terbarukan, kesiapan kompetensi SDM dalam mendukung percepatan transisi energi, serta pentingnya kemitraan publik dan swasta dalam memperbesar skala proyek hijau di Indonesia.
Diskusi pada kumparan Green Initiative Conference 2025 ini menjadi kesempatan berharga untuk melihat bagaimana industri berperan aktif membangun masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan.