Pasca 105 Siswa Keracunan, Kepala Dapur SPPG Kerticala II Minta Maaf, Dapur Masih Ditutup - ciayumajakuning

Halaman ini telah diakses: Views
Ciremai Today
Tagline: Jendela Informasi Jawa Barat 
Pasca 105 Siswa Keracunan, Kepala Dapur SPPG Kerticala II Minta Maaf, Dapur Masih Ditutup
Oct 7th 2026, 13:37 by Wahyu Topami

CIREMAITODAY.COM, INDRAMAYU – Kasus keracunan MBG di Indramayu masih berlanjut. SPPG Kerticala II hingga Selasa (6/10/2026) masih menghentikan operasional dapurnya.

Kepala Dapur SPPG Kerticala II, Susan Maulina, mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi internal. Mereka juga menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi biang kasus keracunan MBG di Indramayu.

Hal itu disampaikan Susan setelah pihaknya mendatangi SMA Negeri 1 Tukdana dan sejumlah fasilitas kesehatan untuk melihat kondisi siswa yang terdampak.

“Sebelumnya saya meminta maaf kepada semua penerima manfaat, khususnya ratusan siswa SMA Negeri 1 Tukdana,” kata Susan, Selasa (6/10/2026).

Susan mengatakan, pihak SPPG telah mendatangi pihak sekolah. Mereka juga mengecek kondisi siswa di Puskesmas Tukdana dan Puskesmas Kerticala.

“Kami sudah mendatangi pihak sekolah, terus ke puskesmas. Pertama ke Puskesmas Tukdana dan Puskesmas Kerticala. Kami melihat siswa-siswi yang terdampak dan terduga KLB (kejadian luar biasa),” ujarnya.

Menurut Susan, sampel makanan yang berkaitan dengan kejadian tersebut telah dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk pemeriksaan, sampel makanan dikirim kepada Dinas Kesehatan dan Polres.

“Untuk saat ini sampel makanan sudah dikirim ke Dinas Kesehatan dan ke Polres. Untuk lebih lanjutnya, kami sedang menunggu hasil uji laboratorium tersebut,” jelas Susan.

Sambil menunggu hasil pemeriksaan, SPPG Kerticala II belum kembali menjalankan aktivitas dapurnya.

Susan mengatakan pihaknya melakukan evaluasi internal terlebih dahulu. Evaluasi tersebut dilakukan sembari menunggu hasil uji laboratorium makanan.

“Untuk kondisi dapur saat ini kami sedang melakukan evaluasi internal terlebih dahulu karena masih menunggu hasil uji laboratorium. Kami juga melakukan telaah terlebih dahulu. Baru nanti mungkin kami bisa beroperasi kembali,” katanya.

Susan belum dapat memastikan kapan operasional SPPG Kerticala II akan kembali berjalan.

Menurutnya, hingga Selasa belum ada informasi lebih lanjut mengenai waktu pembukaan kembali dapur tersebut.

“Untuk informasi lebih lanjut belum ada informasi lagi. Karena saat ini masih dalam tahap evaluasi,” ujarnya.

Dengan demikian, operasional SPPG Kerticala II untuk sementara masih dihentikan.

Sebelumnya, sebanyak 105 siswa SMA Negeri 1 Tukdana dilaporkan terdampak setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Kerticala II, Senin (5/10/2026).

Para siswa mendapat penanganan di Puskesmas Tukdana, Puskesmas Kerticala, dan RSUD Indramayu.

Koordinator Wilayah BGN Indramayu, Ayu Nabila Shintiya, sebelumnya mengatakan sampel makanan yang dimasak pada hari kejadian telah diamankan Dinas Kesehatan untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

BGN juga telah menerbitkan surat penghentian operasional sementara SPPG Kerticala II. SPPG baru dapat kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, termasuk hasil uji laboratorium makanan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian yang dialami para siswa masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

The post Pasca 105 Siswa Keracunan, Kepala Dapur SPPG Kerticala II Minta Maaf, Dapur Masih Ditutup appeared first on Ciremai Today.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url