Komisi IV DPRD Kuningan Soroti Lonjakan Pasien ke Rumah Sakit - ciayumajakuning

Halaman ini telah diakses: Views
Ciremai Today
Tagline: Jendela Informasi Jawa Barat 
Komisi IV DPRD Kuningan Soroti Lonjakan Pasien ke Rumah Sakit
Oct 1st 2026, 07:57 by Admin

CIREMAITODAY.COM, KUNINGAN – Lonjakan pasien dengan gejala menyerupai flu di sejumlah fasilitas kesehatan Kabupaten Kuningan, mulai mendapat perhatian serius dari legislatif. Komisi IV DPRD Kuningan turun langsung memastikan kondisi pelayanan kesehatan, sekaligus merespons keresahan masyarakat terkait antrean pasien dan isu dugaan penolakan peserta BPJS.

Ketua Komisi IV DPRD Kuningan, Hj Neneng Hermawati mengatakan, pihaknya bergerak setelah menerima aduan masyarakat mengenai pasien yang telah datang ke fasilitas kesehatan, namun belum mendapatkan pelayanan. Kemudian melakukan pengecekan ke sejumlah fasilitas kesehatan mulai dari rumah sakit, puskesmas hingga klinik swasta.

“Saya telepon ke Kabid Pelayanan di RSUD 45, kemudian ke kepala puskesmas, hingga survei ke klinik swasta. Semuanya sama, ada lonjakan pasien dengan gejala yang seragam, yaitu flu, demam, batuk pilek, dan mengharuskan mereka dirawat serta diinfus,”ujarnya, Rabu (30/9).

Menurutnya, lonjakan tersebut tidak hanya terjadi di rumah sakit, tetapi juga mulai terasa di tingkat pelayanan dasar. Di sejumlah puskesmas, misalnya, jumlah kunjungan pasien yang biasanya berada di kisaran 90 orang per hari meningkat menjadi sekitar 120 hingga 130 pasien.

Kondisi tersebut, lanjutnya, secara otomatis memberikan tekanan terhadap kapasitas pelayanan kesehatan, terutama ketika jumlah pasien meningkat dalam waktu bersamaan sementara ketersediaan tenaga medis dan tempat tidur memiliki batas.

Terkait munculnya isu bahwa rumah sakit menolak pasien BPJS karena kapasitas penuh, Neneng menegaskan hasil pengecekan Komisi IV tidak menunjukkan persoalan tersebut.

“Penuhnya pasien ini bukan karena persoalan BPJS atau umum. Insya Allah semua dilayani,”katanya.

Ia mencontohkan, kondisi di RSUD 45 Kuningan. Kapasitas tempat tidur yang sebelumnya mencapai 250 unit, kini menjadi 205 tempat tidur setelah penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Saat ini, seluruh tempat tidur tersebut disebut telah terisi. “Sekarang semuanya sudah full bed,”ujarnya.

Di tengah situasi tersebut, Komisi IV meminta masyarakat tidak mengabaikan langkah pencegahan. Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, menggunakan masker, menjaga asupan makanan bergizi serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat, termasuk mencuci tangan sebelum makan.

Menurutnya, Komisi IV juga terus melakukan pengawasan terhadap fasilitas kesehatan di Kuningan. Pengawasan dilakukan tidak hanya pada rumah sakit pemerintah, tetapi juga puskesmas dan fasilitas kesehatan swasta.

Ia menyebut, dari hasil kunjungan dan inspeksi yang dilakukan, secara umum pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan berjalan cukup baik, termasuk ketersediaan obat-obatan.

“Setiap kunjungan dalam daerah komisi saya selalu sidak tanpa dikasih tahu dulu. Jadi semua sudah bagus, pelayanan kesehatan di faskes, obat sudah tersedia, pasien dilayani baik oleh puskesmas. Apalagi puskesmas sekarang sudah bisa membeli obat sendiri,”pungkasnya.(dri)

 

The post Komisi IV DPRD Kuningan Soroti Lonjakan Pasien ke Rumah Sakit appeared first on Ciremai Today.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url