Menteri KKP Kembangkan PPN Kejawanan Cirebon, Target Kapal Naik Jadi 500 Unit - ciayumajakuning

Halaman ini telah diakses: Views
Ciremai Today
Tagline: Jendela Informasi Jawa Barat 
Menteri KKP Kembangkan PPN Kejawanan Cirebon, Target Kapal Naik Jadi 500 Unit
Sep 17th 2026, 18:09 by Tarjoni

CIREMAITODAY.COM, CIREBON — Pemerintah pusat mulai mengembangkan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Proyek senilai Rp459 miliar itu menargetkan peningkatan kapasitas pelabuhan hingga mampu melayani 500 unit kapal.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melakukan groundbreaking pengembangan PPN Kejawanan pada Kamis (17/9/2026).

Proyek tersebut mendapat pendanaan melalui pinjaman dari Islamic Development Bank (IsDB). Selain meningkatkan kapasitas kapal, pemerintah juga menargetkan lonjakan produksi ikan hingga 32.000 ton per tahun.

Saat ini, PPN Kejawanan mampu menampung sekitar 41 unit kapal. Setelah proyek selesai, kapasitas tersebut ditargetkan mencapai 500 unit kapal.

Produksi Ikan Ditargetkan Naik

Pemerintah juga menargetkan peningkatan produksi ikan dari sekitar 5.600 ton per tahun menjadi 32.000 ton per tahun.

Kenaikan aktivitas perikanan tersebut sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja. Pemerintah memproyeksikan jumlah tenaga kerja meningkat dari sekitar 2.900 orang menjadi 8.000 orang.

Selain itu, kontribusi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sumber daya alam juga diproyeksikan meningkat. Nilainya ditargetkan naik dari sekitar Rp15 miliar menjadi Rp53 miliar.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pengembangan PPN Kejawanan menjadi bagian dari transformasi pelabuhan perikanan di Indonesia.

Pemerintah ingin menghadirkan pelabuhan yang lebih modern, bersih, dan higienis. Selain itu, pemerintah juga membuka peluang integrasi pelabuhan dengan sektor pariwisata.

“Kita akan lihat, kita monitor. Mimpinya adalah sebuah pelabuhan perikanan yang modern, yang bagus, yang tidak berbau, betul-betul terkombinasi dengan sektor wisata sesuai dengan karakter-karakter,” ujar Trenggono.

Ia juga meminta dukungan semua pihak agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Ini mohon doa agar ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Luas Kawasan Pelabuhan Bertambah

Pengembangan PPN Kejawanan juga akan memperluas kawasan pelabuhan secara signifikan.

Saat ini, kawasan pelabuhan memiliki luas sekitar 28 hektare dengan kolam seluas 11 hektare. Setelah pengembangan, luas kawasan ditargetkan mencapai 42,8 hektare.

Sementara itu, luas kolam pelabuhan akan bertambah menjadi sekitar 26 hektare.

Trenggono mengatakan pemerintah mengembangkan PPN Kejawanan sebagai bagian dari pembenahan pelabuhan perikanan secara nasional.

“Hampir Rp500 miliar, tepatnya Rp459 miliar. Selain di sini nanti juga ada di Pengambengan di Bali,” ujarnya.

Menurut Trenggono, pemerintah ingin mengubah kondisi sejumlah pelabuhan perikanan yang belum optimal dari sisi produktivitas, kebersihan, dan pelayanan.

“Tujuan besarnya dari PPN ini, kalau teman-teman lihat pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia kan tumbuh, ya tidak produktif, kumuh, bau. Nah, ini adalah reformasi yang kita lakukan, perubahan yang sangat mendasar,” katanya.

Dibangun Selama 24 Bulan

Dirjen Perikanan Tangkap Komjen Pol (Purn.) Lotharia Latif mengatakan proyek tersebut memperkuat infrastruktur perikanan tangkap sekaligus mendukung pembangunan ekonomi biru dan ketahanan pangan nasional.

Pemerintah menggunakan pinjaman luar negeri dari Islamic Development Bank untuk mendanai proyek integrasi tersebut.

PT Media Karya dan PT Sumber Teknik Konstruksi mengerjakan proyek berdasarkan kontrak tertanggal 30 Juli 2026.

“Pembangunan ini adalah menyiapkan pelabuhan perikanan sebagai pusat produksi dan ekspor produk perikanan dengan layanan one stop service dan one stop solution bagi nelayan dan pengusaha perikanan lokal,” jelasnya.

Selain itu, pengembangan PPN Kejawanan akan menghadirkan pelabuhan yang lebih modern, higienis, dan berwawasan lingkungan. Pemerintah juga menargetkan tingkat ketelusuran yang baik untuk mendukung kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT).

Pekerjaan berlangsung selama 730 hari kalender atau sekitar 24 bulan. Proyek dimulai pada 3 Agustus 2026 dan ditargetkan selesai pada 2 Agustus 2028.

Pada 2026, kontraktor fokus mengerjakan persiapan serta infrastruktur sisi laut dan darat. Selanjutnya, pekerjaan berlanjut pada 2027.

Kemudian, pada 2028, kontraktor menyelesaikan pekerjaan sebelum melakukan serah terima proyek.

The post Menteri KKP Kembangkan PPN Kejawanan Cirebon, Target Kapal Naik Jadi 500 Unit appeared first on Ciremai Today.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url