CIREMAITODAY.COM, KUNINGAN, – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kembali memunculkan titik api. Setelah sebelumnya sempat dinyatakan padam, kobaran api kembali terlihat.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, api kembali terlihat di Blok Jalanmaling Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kuningan. Menyikapi kondisi tersebut, TNGC bersama pemerintah desa, pemerintah kecamatan, TNI, Polri, masyarakat, dan BPBD Kuningan langsung melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan.
“Api sempat kembali menyala kemarin di Blok Jalanmaling. Namun sekarang, titik api dilaporkan sudah tidak terlihat,”ujarnya, Sabtu (12/9).
BPBD Kuningan kemudian mengirimkan tim untuk memperkuat penanganan. Pemadaman dilakukan secara gabungan, baik secara manual maupun dengan bantuan peralatan berupa jetshooter, mesin pompa, serta kendaraan double gardan milik TNGC.
Untuk mempercepat penanganan, tim di lapangan dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama bertugas menyiapkan ketersediaan dan menyuplai air menuju Blok Cileutik. Sementara tim kedua difokuskan pada pemadaman di Blok Erpah dan Panjakroma.
Selain memadamkan kobaran, tim gabungan juga melakukan penyekatan dan pendinginan untuk mencegah api kembali menjalar ke titik lain. Kondisi di lapangan menjadi lebih menantang, karena angin bertiup dengan kecepatan sekitar 12–18 kilometer per jam dari arah selatan menuju utara.
“Tim gabungan masih melakukan penanganan pemadaman, penyekatan dan upaya pendinginan di lokasi,”jelasnya.
Kebakaran sendiri telah berlangsung sejak Senin (7/9), ketika kepulan asap terpantau di sejumlah titik di kawasan Blok Cileutik. Api kemudian merembet ke kawasan Blok Cimaung dan Manguntapa.
Penanganan sejak awal dilakukan secara bersama-sama oleh BPBD Kuningan, TNGC, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI, Polri, serta unsur masyarakat. Kebakaran dilaporkan terjadi di sejumlah blok kawasan TNGC di antaranya Cileutik, Panjak Roma, Karang Dingding, Jalanmaling, Manguntapa, dan Cimaung. Area yang terdampak didominasi vegetasi pohon sonokeling.
BPBD Kuningan memperkirakan luas kawasan yang terbakar mencapai sekitar 40 hektare. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena proses pemetaan luasan kebakaran masih dilakukan oleh pihak TNGC.(dri)
The post Sempat Padam, Api Kembali Muncul di Kawasan Gunung Ciremai appeared first on Ciremai Today.