Liputan6.com, Jakarta: Surya Paloh yang merupakan Ketua Umum Ormas Nasional Demokrat (Nasdem) menegaskan, pihaknya memberikan kebebasan kepada para kadernya di Nasdem yang juga merupakan kader partai politik tertentu untuk menentukan dan memilih posisi politiknya dalam menentukan perjuangan masing-masing.
Hal tersebut diungkapkan Surya dalam menanggapi fenomena yang selama ini gencar dilayangkan para pemimpin-pemimpin partai politik, khususnya Partai Golkar yang meminta kepada kadernya di Nasdem untuk menentukan pilihan: tetap di Partai Golkar dan keluar dari Ormas Nasdem atau sebaliknya.
"Kami memberikan keputusan kepada kader-kader Ormas Nasional Demokrat yang berasal dari kader-kader partai politik untuk mwngambil pilihan," ujar Paloh konferensi pers yang digelar di kantor Ormas Nasdem di Cikini, Jakarta, Jumat (29/7).
Lebih lanjut Surya yang juga masih merupakan Kader Partai Golkar ini juga mengatakan bahwa pihaknya yaitu Ormas Nasdem akan memberikan apresiasi kepada para anggotanya yang telah menentukan sikap.
"Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada para anggota Ormas Nasdem dan pengurus Ormas Nasdem yang berasal dari partai-partai politik tapi tetap di dalam Ormas Nasional Demokrat," tegasnya.
Menurut Paloh, hal tersebut merupakan suatu kebebasan hak individu seseorang untuk berkumpul dan berserikat yang diatur dalam Pasal 28 UUD 1945. "Tapi di sisi lain, sebagai pimpinan Ormas Nasdem, kami menyadari melihat permasalahan ini lebih jernih dan lebih arif," katanya. (YUS).