CIREMAITODAY.COM, INDRAMAYU — Aksi unjuk rasa aliansi Cipayung Plus di kawasan pusat pemerintahan daerah berlangsung memanas. Eskalasi demo mahasiswa Indramayu memanas hingga memicu bentrokan fisik di halaman Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (29/10/2026).
Kericuhan dan aksi saling dorong antara massa aksi dengan aparat kepolisian tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga orang mahasiswa mengalami luka-luka. Menanggapi insiden tersebut, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo Parlindungan Malau menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh atas penanganan medis para korban.
“Kami siap menanggung seluruh biaya perawatan tiga rekan mahasiswa yang mengalami luka-luka,” ujar Kapolres Indramayu.
Aksi di depan jalan menuju Pendopo Indramayu tersebut akhirnya menemui jalan buntu. Bupati Indramayu Lucky Hakim tidak berada di tempat untuk menemui massa. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa Bupati sedang menjalankan agenda dinas pemerintahan ke Provinsi Banten.
Kecewa tak dapat menemui Bupati, ratusan massa aksi langsung mengalihkan posisinya menuju Gedung DPRD Kabupaten Indramayu. Di lokasi kedua ini, mahasiswa berencana menyuarakan 19 poin tuntutan evaluasi total kinerja pemerintahan dan legislatif.
Hingga sore hari sekira pukul 17:30 WIB suasana di depan Kantor DPRD Indramayu masih diselimuti ketegangan. Massa mahasiswa bertahan dan mendesak agar diperbolehkan masuk ke dalam gedung atau ditemui langsung oleh seluruh pimpinan dan anggota dewan.
Namun, pihak kepolisian masih bersiap melakukan pengamanan ketat dan belum memberikan izin bagi massa aksi untuk menerobos masuk ke area dalam gedung dewan.
The post Demo Cipayung Plus di Indramayu Memanas: 3 Mahasiswa Terluka, Kapolres Siap Tanggung Biaya Berobat appeared first on Ciremai Today.