CIREMAITODAY.COM, BOGOR– Pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menjadi perhatian Komisi III DPRD Jawa Barat. Bersama PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jawa Barat, Komisi III melakukan kunjungan kerja untuk meninjau sekaligus membahas pengelolaan aset Hotel Salak, Bogor.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan aset daerah, khususnya untuk memastikan aset milik pemerintah tidak sekadar tercatat dalam neraca. Tetapi mampu memberikan manfaat ekonomi dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, H Dudy Pamuji mengatakan, pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara profesional, transparan dan akuntabel. Aset milik pemerintah merupakan modal pembangunan yang harus dioptimalkan, agar mampu menghasilkan nilai tambah.
“Aset daerah bukan hanya kekayaan yang tercatat dalam neraca pemerintah, tetapi juga merupakan modal pembangunan. Karena itu, aset harus dikelola secara profesional agar produktif dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah dan masyarakat,”ujarnya, Kamis (24/9).
Menurut Dudy, kunjungan kerja tersebut menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung bagaimana aset daerah dikelola, termasuk mencermati potensi pengembangan maupun berbagai aspek yang perlu dibenahi.
Ia menegaskan, optimalisasi aset harus diarahkan pada pengelolaan yang sehat dan memiliki perencanaan bisnis yang jelas. Dengan demikian, aset pemerintah tidak menjadi beban, melainkan dapat menjadi salah satu sumber penerimaan daerah.
“Kami ingin memastikan aset milik Jawa Barat benar-benar memberikan nilai tambah. Pengelolaannya harus sehat, transparan dan akuntabel sehingga pada akhirnya bisa mendukung perekonomian daerah serta meningkatkan PAD,” katanya.
Dudy menambahkan, optimalisasi aset daerah juga perlu memperhatikan aspek profesionalisme pengelola. Pengelolaan aset harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan sektor usaha dan kebutuhan masyarakat, tanpa mengabaikan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam konteks Hotel Salak, pembahasan bersama PT Jaswita Jawa Barat diharapkan dapat menghasilkan gambaran mengenai kondisi pengelolaan aset sekaligus peluang pengembangannya ke depan.
Komisi III DPRD Jawa Barat, lanjut Dudy, akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap aset-aset milik daerah. Pengawasan tersebut diperlukan agar setiap aset pemerintah dapat memberikan manfaat optimal dan tidak kehilangan nilai ekonominya.
“Kami akan terus mendorong agar seluruh aset milik Jawa Barat dikelola secara optimal. Tujuannya jelas, yaitu memberikan manfaat kepada masyarakat, mendukung perekonomian daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya.(dri)
The post Dudy Pamuji Soroti Pengelolaan Aset Pemprov Jawa Barat appeared first on Ciremai Today.