Suami Istri Sama-sama Kerja, Gimana Cara Atur Keuangannya? - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Suami Istri Sama-sama Kerja, Gimana Cara Atur Keuangannya?
Apr 27th 2026, 17:55 by kumparanMOM

Ilustrasi mengelola keuangan keluarga. Foto: PBXStudio/Shutterstock
Ilustrasi mengelola keuangan keluarga. Foto: PBXStudio/Shutterstock

Mengatur keuangan rumah tangga sering jadi tantangan, apalagi kalau suami dan istri sama-sama bekerja. Banyak yang bertanya, sebenarnya berapa persen penghasilan yang harus dipakai untuk kebutuhan sehari-hari?

Financial planner Bareyn Mochaddin menyebut, sebelum membahas angka, penting bagi pasangan untuk duduk bersama dan membicarakan peran serta tanggung jawab masing-masing dalam keuangan keluarga.

Siapa yang menanggung kebutuhan utama dan bagaimana strategi jika suatu saat kondisi berubah, semua ini perlu dibicarakan sejak awal, Moms.

Mengelola keuangan keluarga. Foto: Makistock/Shutterstock
Mengelola keuangan keluarga. Foto: Makistock/Shutterstock

“Jadi ngobrol dulu terkait dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, itu yang paling utama, sebelum kita ngomongin masalah persentasenya,” katanya dalam ada live TikTok bersama kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Pembagian Peran dalam Keuangan Keluarga

Dalam praktiknya, cukup banyak pasangan yang membagi peran dengan pola suami menanggung kebutuhan utama, sementara istri mengelola pengeluaran yang sifatnya lebih fleksibel.

Kebutuhan utama ini mencakup cicilan rumah, kendaraan, listrik, air, internet, biaya sekolah anak, hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Ilustrasi ibu mengatur keuangan keluarga. Foto: Sewupari Studio/Shutterstock
Ilustrasi ibu mengatur keuangan keluarga. Foto: Sewupari Studio/Shutterstock

Sementara itu, pengeluaran seperti liburan, makan di luar, atau hiburan sering kali diambil dari penghasilan istri. Pembagian ini dianggap lebih aman karena jika suatu saat istri memutuskan untuk berhenti bekerja, kebutuhan pokok keluarga tetap bisa berjalan tanpa terganggu.

“Kenapa seperti itu? Karena ketika suatu hari nanti istrinya memilih untuk tidak bekerja lagi, kebutuhan itu tidak akan terganggu,” kata Bareyn.

Mengatur keuangan keluarga Foto: Shutterstock
Mengatur keuangan keluarga Foto: Shutterstock

Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua keluarga harus mengikuti pola yang sama. Kondisi finansial, jumlah penghasilan, hingga tujuan keuangan setiap pasangan bisa berbeda. Ada yang memilih berbagi secara proporsional, ada juga yang menggabungkan seluruh penghasilan menjadi satu.

Sebab, yang terpenting adalah komunikasi yang terbuka dan kesepakatan yang disepakati bersama, agar keuangan keluarga tetap sehat dan hubungan pun tetap harmonis.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url