Pistachio Jadi 'Korban Baru' Perang di Iran, Stok Langka & Harga Meroket - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Pistachio Jadi 'Korban Baru' Perang di Iran, Stok Langka & Harga Meroket
Apr 13th 2026, 11:35 by kumparanBISNIS

Ilustrasi pistachio panggang. Foto: Pavel105/Shutterstock
Ilustrasi pistachio panggang. Foto: Pavel105/Shutterstock

Kacang pistachio yang populer di berbagai kudapan viral seperti coklat Dubai kini menjadi 'korban baru' perang antara Amerika Serikat dan Iran. Stoknya langka, harganya naik gila-gilaan hingga ke level tertinggi dalam delapan tahun terakhir.

Berdasarkan data lembaga Expana yang dikutip dari Bloomberg, Senin (13/4), pada awal 2018, harga pistachio berada di kisaran relatif tinggi, mendekati sekitar USD 4,5 per pound, lalu mengalami penurunan tajam dalam beberapa bulan berikutnya. Sepanjang 2019 hingga 2021, harga bergerak cenderung stabil namun dalam tren menurun, bahkan sempat menyentuh level terendah di sekitar USD 3-3,2 per pound.

Memasuki periode 2022 hingga awal 2023, harga mulai pulih secara bertahap, meskipun masih disertai fluktuasi. Namun, titik balik yang lebih jelas terlihat sejak 2024, di mana harga mulai naik lebih konsisten.

Kenaikan semakin tajam pada 2025 hingga Maret 2026, membawa harga kembali ke kisaran di atas USD 4,0 per pound, bahkan mendekati level tertinggi dalam delapan tahun terakhir.

Kunafa pistachio ala Casa Cuomo Ristorante & Lounge. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
Kunafa pistachio ala Casa Cuomo Ristorante & Lounge. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Iran merupakan produsen pistachio terbesar kedua di dunia. Sebelum konflik terjadi, perdagangan pistachio Iran sudah menghadapi tantangan akibat sanksi dan ketegangan geopolitik.

Analis pasar kacang dari Expana Markets, Nick Moss, menyebut produksi tahun 2025 yang lebih kecil dari perkiraan serta gangguan komunikasi pada Januari turut memperburuk kondisi pasokan.

“Pecahnya perang pada akhir Februari memperburuk keadaan, memperparah kondisi yang sebelumnya sudah terbatas,” ujar Moss.

Dia juga mengatakan jumlah pistachio yang tersedia semakin menyusut dan distribusinya ke pasar global menjadi semakin sulit. “Pistachio sangat sensitif terhadap gangguan di Timur Tengah mengingat peran kawasan ini sebagai produsen utama, pusat transit, dan tujuan pasar," terangnya.

Lonjakan permintaan juga memperparah situasi. Konsumsi pistachio meningkat pesat sejak produk cokelat “Dubai chocolate” viral di media sosial seperti TikTok dan Instagram pada akhir 2023. Tren ini mendorong permintaan di Eropa, Timur Tengah, dan Asia.

Petani Nayef Ibrahim merawat pohon pistachio di ladangnya, di desa barat laut Maan, Suriah. Foto: Firas Makdesi/REUTERS
Petani Nayef Ibrahim merawat pohon pistachio di ladangnya, di desa barat laut Maan, Suriah. Foto: Firas Makdesi/REUTERS

Sejumlah merek makanan besar seperti Häagen-Dazs, Táche, hingga Starbucks juga memperluas penggunaan pistachio dalam produk mereka. Berdasarkan data Expana, harga pistachio AS telah naik sekitar 30 persen dalam dua tahun sejak akhir 2023.

Data Departemen Pertanian AS menunjukkan Iran menyumbang sekitar 20 persen produksi pistachio global dan sepertiga ekspor dunia. Sementara itu, AS menguasai sekitar 40 persen produksi dan setengah pengiriman global.

Akibat tekanan pasokan dan gangguan perdagangan, harga pistachio mencapai USD 4,57 per pon pada Maret-level tertinggi sejak Mei 2018.

Dampak perang juga terasa pada sektor logistik. Gyana Ranjan Das dari Crown Point Ltd mengatakan perang ini memicu perusahaan pelayaran membatalkan seluruh pemesanan baru mulai 2 Maret untuk pengiriman ke Timur Tengah.

"Konflik ini juga mengganggu pengiriman ke India, salah satu importir besar kacang-kacangan dunia," jelasnya.

Meski belum ada kepastian apakah kebun pistachio di Iran terdampak langsung oleh serangan militer, gangguan jalur logistik menuju pusat perdagangan seperti Uni Emirat Arab dan Turki sudah terjadi.

Moss memperingatkan jika konflik berlanjut, pasokan global bisa semakin tertekan. “Bahkan bagi pembeli yang biasanya tidak mengambil pasokan langsung maupun tidak langsung dari Iran, persaingan untuk mendapatkan stok dari sumber lain bisa meningkat akibat keterbatasan pasokan ini,” ujarnya.

Seorang pekerja memajang kacang pistachio di sebuah pabrik di kota Morek, Suriah. Foto: Firas Makdesi/REUTERS
Seorang pekerja memajang kacang pistachio di sebuah pabrik di kota Morek, Suriah. Foto: Firas Makdesi/REUTERS

Kondisi ini berpotensi memaksa produsen makanan untuk menaikkan harga, mengubah resep, atau beralih ke bahan baku yang lebih murah.

Dalam industri makanan ringan, pergantian jenis kacang memang lazim dilakukan karena faktor harga. Namun, menggantikan pistachio sebagai bahan utama tidak selalu mudah. Das bahkan memperkirakan produk es krim tahun ini akan terdampak.

“Sepertinya es krim pada musim panas tahun ini akan kehilangan rasa pistachio, atau setidaknya rasanya akan lebih ringan,” ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url