Momen Langka Rubah Merah Terekam Mangsa Anak Serigala - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Momen Langka Rubah Merah Terekam Mangsa Anak Serigala
Mar 13th 2026, 04:27 by kumparanSAINS

Rubah merah Foto: REUTERS/ Amir Cohen
Rubah merah Foto: REUTERS/ Amir Cohen

Hubungan antar hewan yang hidup di habitat yang sama sering kali kompleks, kadang bersifat kompetitif, tapi di situasi lain bisa saling menguntungkan. Pada kasus serigala dan rubah merah, kedua spesies ini umumnya hidup berdampingan tanpa konflik berarti.

Bahkan, dalam beberapa kondisi, rubah bisa diuntungkan oleh kehadiran serigala. Bangkai hewan hasil buruan serigala sering menjadi sumber makanan tambahan bagi rubah. Namun, sebuah temuan terbaru justru menunjukkan perilaku yang belum pernah didokumentasikan sebelumnya, di mana seekor rubah merah memangsa anak serigala.

Perilaku langka ini terekam kamera jebak (camera trap) di kawasan lindung Castelporziano Presidential Estate, yang berada di pinggiran Roma, Italia. Serigala abu-abu (Canis lupus) sebenarnya baru diperkenalkan kembali ke wilayah tersebut pada 2016. Kawasan ini memiliki populasi mangsa yang melimpah, terutama berbagai jenis hewan berkuku seperti rusa dan babi hutan, yang menjadi sumber makanan utama bagi serigala.

Pada April 2025, para peneliti menemukan dua lokasi sarang serigala berdasarkan data pelacak GPS yang dipasang pada hewan tersebut. Rekaman kamera kemudian memperlihatkan dua anak serigala yang terlihat di sekitar pintu masuk sarang, dengan beberapa serigala dewasa berada di dekatnya.

Kehadiran rubah merah (Vulpes vulpes) pertama kali terekam pada 14 Mei 2025 ketika hewan itu terlihat mengamati pintu masuk sarang. Dua hari kemudian, pada malam hari, kamera jebak menangkap momen yang diduga sebagai peristiwa pemangsaan terhadap salah satu anak serigala.

Saat kejadian itu berlangsung, tidak ada serigala dewasa di sekitar sarang. Dalam rekaman, rubah terlihat menyeret seekor anak serigala yang masih hidup keluar dari sarang. Anak serigala tersebut sempat berhasil melarikan diri dan kembali masuk ke dalam sarang. Namun rubah mencoba menangkapnya lagi untuk kedua kalinya, dan suara tangisan anak serigala terdengar jelas dalam rekaman.

Kamera tidak lagi merekam interaksi lanjutan antara keduanya. Namun ketika hari sudah terang, hanya satu anak serigala yang terlihat tersisa di sarang. Meskipun terdapat beberapa kamera di sekitar area sarang, anak serigala yang hilang tersebut tidak pernah lagi muncul dalam rekaman berikutnya.

Setelah kejadian itu, hanya satu anak serigala yang terlihat berkeliaran di sekitar sarang dan terekam oleh beberapa kamera jebak. Rubah juga sempat kembali terlihat di area tersebut sebelum akhirnya kawanan serigala meninggalkan lokasi sarang.

Anak serigala yang tersisa terakhir kali terlihat masih hidup pada 2 Oktober. Meski tidak ada bukti langsung bahwa rubah benar-benar memakan anak serigala tersebut, tim peneliti meyakini peristiwa ini kemungkinan besar merupakan kasus pertama yang terdokumentasi di mana rubah merah menyerang—dan kemungkinan memangsa—anak serigala.

Para peneliti juga menilai rubah tersebut kemungkinan tidak sedang kelaparan. Pasalnya, kawasan tersebut memiliki banyak mangsa lain yang lebih umum bagi rubah. Karena itu, peristiwa ini diduga merupakan kejadian oportunistik, yang memunculkan pertanyaan apakah interaksi serupa sebenarnya terjadi lebih sering daripada yang diketahui.

Penelitian yang terbit di jurnal Current Zoology ini menunjukkan adanya perilaku baru yang mungkin hanya terjadi pada rubah tertentu, atau bisa juga terjadi pada wilayah lain di mana kedua spesies ini hidup berdampingan.

Para peneliti menilai temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan jangka panjang serta penggunaan kamera jebak di alam liar untuk mengungkap perilaku hewan yang sebelumnya tidak diketahui.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url