Ilustrasi makanan Imlek Kue Keranjang. Foto: Ika Rahma H/Shutterstock
Imlek menjadi momen penuh suka cita yang sakral sekaligus meriah. Terutama saat acara makan spesial di hari Imlek, banyak hidangan khas yang disuguhkan saat kumpul bersama keluarga.
Deretan makanan tersebut bahkan bukan cuma asal disajikan saja, lho. Sajian makanan tertentu melambangkan doa dan harapan di tahun yang baru. Bahkan beberapa di antara makanan tersebut dipergunakan untuk sembahyang.
Apa saja, sih makanan khas Imlek yang umumnya tersaji di meja makan? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
1. Kue Keranjang
Beragam pernak-pernik Imlek seperti amplop angpao hingga kue keranjang yang dijual di Kawasan Glodok, Jakarta Barat jelang tahun baru Imlek pada Sabtu (14/2/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Kue keranjang atau nian gao merupakan makanan yang wajib ada disajikan baik saat sembahyang atau makan-makan keluarga. Dodol khas Tionghoa ini terbuat dari bahan utama tepung ketan dan gula aren.
Kepada kumparan, Hendro, perwakilan Klenteng Toa Se Bio mengatakan, tradisi menyantap kue keranjang saat Imlek sudah dilakukan turun-temurun. Teksturnya yang lengket melambangkan eratnya hubungan keluarga.
"Jadi nanti pada tanggal 17 (Februari) malamnya, itu kita ada makan kue keranjang bersama. Jadi, supaya kita ketemu sama keluarga, tali silaturahminya kuat biar nempel karena kan dodol itu kan lengket," kata Hendro saat berbincang dengan kumparanFOOD, Senin (15/2).
2. Manisan buah dan permen
Aneka manisan buah, permen, hingga kacang-kacangan biasanya juga menjadi hidangan saat Imlek. Umumnya, manisan akan disusun dalam wadah berbentuk persegi delapan atau disebut tray of togetherness. Pemilihan delapan dipercaya membawa "hoki" atau keberuntungan yang tak terputus bagi masyarakat Tionghoa.
3. Buah jeruk
Buah jeruk impor di momen menjelang Imlek di Pancoran Glodok, Minggu (3/1). Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan
Hendro turut menuturkan bahwa saat Imlek buah jeruk juga wajib ada. Warna cerah keemasan dengan rasa yang manis, melambangkan hidup yang manis dan penuh keberuntungan.
Di Indonesia, buah jeruk yang umum dikonsumsi jenis mandarin, ponkam, atau santang. Buah-buah ini disajikan masih bersama bantang dan daunnya. Jeruk yang masih utuh bersama daun dan batang, menggambarkan umur yang panjang dan kesuburan.
4. Ikan bandeng
Pedagang ikan bandeng melayani pembeli pada Festival Bandeng Rawa Belong 2026 di Jakarta, Sabtu (14/2/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
Selanjutnya, adalah hidangan ikan bandeng. Dalam bahasa Mandarin, kata ikan (鱼/yú) memiliki bunyi yang mirip dengan kata melimpah atau berlebih (余/yú). Memasak ikan, khususnya ikan bandeng, dalam perayaan Imlek menggambarkan kelimpahan rezeki sepanjang tahun bagi seluruh keluarga.
5. Mi panjang umur
Tak kalah penting adalah sajian mi panjang umur. Panjangnya mi, bagi masyarakat Tionghoa melambangkan harapan umur yang panjang di tahun baru. Maka itu, saat menikmati mi kala Imlek, kita tidak boleh memotong atau harus memakannya secara langsung dan jangan sampai terputus.
Nah, kalau makanan khas Imlek ala keluarga kamu apa saja?