Pengalaman ibu yang memiliki bayi kembar sering kali penuh tantangan, salah satunya saat waktu menyusui. Tak sedikit ibu yang harus menghadapi situasi bayi kembar "antre nen" karena belum bisa menyusui keduanya secara bersamaan.
Seperti yang sempat viral di media sosial dari akun TikTok @babytwin210. Kondisi ini wajar terjadi, terutama di masa awal menyusui ketika ibu dan bayi masih saling beradaptasi.
Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, menjelaskan bahwa menyusui tandem adalah teknik menyusui dua bayi sekaligus dalam satu waktu. Cara ini kerap menjadi solusi agar tidak ada bayi yang terlalu lama menunggu dan menjadi rewel. Meski terdengar praktis, menyusui tandem membutuhkan persiapan dan kenyamanan bagi ibu maupun bayi.
"Menyusui tandem itu artinya ibu menyusui dua bayi sekaligus. Ini sering jadi solusi supaya satu bayi nggak rewel karena harus menunggu saudaranya selesai menyusu," ucap dr. Aisya saat dihubungi kumparanMOM, Senin (29/12).
Panduan Menyusui Tandem Bayi Kembar Supaya ASI Kanan-Kiri Seimbang
Agar menyusui tandem berjalan lebih lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
Menyusui bayi kembar. Foto: Shutterstock
- Pertama, pastikan pelekatan menyusu sudah benar, terutama pada bayi yang memiliki hisapan lebih lemah. Biasanya, bayi dengan isapan lemah disusui lebih dulu agar mendapatkan asupan ASI yang optimal.
- Kedua, menggunakan bantal menyusui khusus atau tumpukan bantal biasa sangat membantu untuk menopang tubuh bayi, sehingga posisi menyusui lebih stabil dan ibu tidak cepat merasa pegal.
- Ketiga, jika salah satu bayi menyusu lebih cepat, pastikan ibu mengganti sisi payudara secara bergantian pada setiap sesi menyusui agar produksi ASI di kedua payudara tetap seimbang.
- Keempat, ibu juga dianjurkan mengganti sisi payudara secara bergantian di setiap sesi menyusui, supaya produksi ASI di payudara kanan dan kiri tetap seimbang.
Ilustrasi bayi kembar. Foto: Shutter Stock
"Di awal-awal, nggak masalah kalau minta bantuan ayah atau anggota keluarga lain, sampai ibu makin terbiasa," imbuhnya.
Lalu, kapan waktu yang tepat untuk mulai menyusui tandem?
Menurut dr. Aisya, ibu tidak harus langsung melakukannya sejak hari pertama. Umumnya, menyusui tandem baru terasa lebih nyaman ketika bayi sudah bisa menyusu dengan baik dan ibu sudah lebih percaya diri menyusui satu bayi terlebih dahulu.
Biasanya, teknik ini mulai dicoba saat bayi berusia sekitar 2–4 minggu, meski waktunya bisa berbeda pada setiap ibu dan bayi. Jika di awal ibu masih menyusui bayi satu per satu secara bergantian, hal tersebut juga sepenuhnya tidak masalah.
Terutama pada bayi kembar yang lahir prematur atau memiliki berat lahir kecil, pendekatan ini justru bisa lebih aman. Yang terpenting adalah kebutuhan ASI bayi tetap terpenuhi dan kondisi mental ibu tetap terjaga tanpa stres berlebihan ya, Moms.