Purbaya Akan Sidak Pabrik Baja Asal China yang Diduga Tak Bayar Pajak Pekan Ini - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Purbaya Akan Sidak Pabrik Baja Asal China yang Diduga Tak Bayar Pajak Pekan Ini
Jan 26th 2026, 18:54 by kumparanBISNIS

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan segera inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik baja China yang disebutnya luput dari pengawasan pajak.

Dia menyebutkan seharusnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggeruduk pabrik baja asal China yang tidak memenuhi kewajiban pajak pertambahan nilai (PPN) tersebut pada pekan ini. Purbaya memastikan Kemenkeu tengah menyiapkan sidak tersebut.

"Harusnya minggu ini. Nanti saya undang sehari dua hari deh. Harusnya minggu ini, kita sedang siapkan," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

Mengenai lokasi pabrik, Purbaya menyebutkan pabrik tersebut berlokasi di Jakarta. "Jakarta kayaknya," imbuhnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbicang bersama Wamen Keuangan, Dirjen Anggaran, dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbicang bersama Wamen Keuangan, Dirjen Anggaran, dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Sebelumnya Purbaya menyinggung industri baja dari China yang dinilai banyak luput dari pengawasan pajak. Dia mengungkap terdapat perusahaan asing yang beroperasi di dalam negeri, menjual langsung secara tunai, namun tidak memenuhi kewajiban PPN.

"Nggak bayar PPN, saya rugi banyak itu. Nanti kita tindak dengan cepat," kata Purbaya kepada wartawan di kantornya, Kamis (8/1).

la menekankan pembenahan tidak hanya menyasar wajib pajak, tetapi juga internal otoritas. Organisasi pajak dan bea cukai akan dirapikan agar bekerja lebih serius dan berintegritas.

Terkait nilai underinvoicing sawit, Purbaya menyebutkan temuan awal berasal dari sekitar 10 perusahaan besar. Dengan pendekatan kapal per kapal, pemerintah melihat pola pengurangan nilai ekspor yang cukup ekstrem.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url