Ilustrasi anak-anak yang ikut simulasi kebakaran Foto: Shutterstock
Moms, pada usia balita, anak kerap menunjukkan ketertarikan kuat pada satu hal dan terlihat sulit dialihkan. Kondisi ini sering membuat orang tua khawatir, terutama ketika anak ingin terus menjadi sesuatu yang ia sukai namun bukan manusia, seperti binatang, superhero, atau tokoh kartun yang ia lihat.
Hal tersebut juga dialami seorang ibu yang membagikan kisah anaknya di Instagram @putiklarasari. Diketahui anaknya gemar cosplay menjadi kucing sehingga sering menirukan suara dan gerakan kucing setiap hari. Tapi kenapa ya anak sering melakukan hal tersebut? Apakah ini wajar atau harus diberhentikan?
Cosplay Tanda Perkembangan Anak
Menghabiskan libur sekolah dengan membuat sushi hingga cosplay karakter Jepang di Gajah Mada Plaza. Foto: Dok. Istimewa
Psikolog klinis Raden Mutiara Puspa Wijaya, M.Psi., Psikolog menjelaskan bahwa perilaku ini umum ditemukan pada usia anak-anak.
"Karena atensi mereka masih terbatas, jadi kalau suka dengan satu hal akan sulit beralih ke hal lain kecuali sampai nanti mereka bosan. Hal ini sangat wajar ditemukan di anak usia 2–4 tahun," kata Mutiara pada kumparanMOM, Jumat (23/1).
Ia menegaskan bahwa kegemaran balita cosplay bukanlah perilaku yang berbahaya.
"Tidak bahaya, malah tanda anak sedang mengembangkan kemampuan berpikirnya yang bernama tahap berpura-pura (pretend play)," tambahnya.
Dalam tahap ini, anak belajar dengan meniru hal yang menarik perhatiannya, sehingga muncul keinginan untuk "menjadi" apa yang ia lihat. Ketertarikan pada satu peran merupakan bagian dari proses tersebut.
Orang tua hanya perlu mengarahkan bahwa perilaku sosok yang diikuti tersebut--dalam hal ini adalah kucing--tak perlu selalu ditiru. Sebab kucing adalah binatang, bukan manusia. Seperti misalnya masuk rumah lewat jendela, kencing di atas pasir, atau makan langsung dari mulut tanpa diambil pakai tangan.
Raden Mutiara juga menyampaikan bahwa seiring dengan semakin matangnya fisik, otak, dan emosi, perilaku ini akan berkurang dengan sendirinya, Moms.