Bakal Ada BUMN Baru Perminas, Purbaya Sebut Bisa Dorong Perekonomian - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Bakal Ada BUMN Baru Perminas, Purbaya Sebut Bisa Dorong Perekonomian
Jan 29th 2026, 11:57 by kumparanBISNIS

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan saat media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara akan mengelola pengelolaan tambang emas Martabe di Sumatera Utara ke BUMN baru bernama PT Perminas. Keberadaan BUMN baru itu menurut Menteri Keuangan yang juga anggota Dewan Pengawas Danantara, Purbaya Yudhi Sadewa, akan berdampak baik bagi badan investasi tersebut dan bisa mendorong perekonomian Indonesia.

Purbaya menjelaskan saat ini Danantara melalui Danantara Investment Management (DIM) memang memiliki dana yang sangat banyak hingga Rp 160 triliun. Selain diinvestasikan di bond pemerintah, Purbaya menilai investasi ke BUMN baru merupakan langkah yang lebih baik.

"Oh iya lah (lebih baik ke BUMN baru). Kalau ke bond kan saya bayar bunga untuk uang dulunya punya saya juga. Kalau dia bikin BUMN langsung kan akan menggerakkan ekonomi. Justru itu yang diharapkan dari Danantara. jadi ada creation yang baru," kata Purbaya ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (29/1).

Adapun terkait apakah nantinya BUMN baru yakni PT Perminas akan diinjeksi dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) atau tidak, Purbaya hanya menjelaskan bahwa Perminas adalah urusan Danantara.

"Danantara. Bukan saya," ujarnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (3/12/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (3/12/2025). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

CEO Danantara, Rosan Roeslani, pada hari Rabu (28/1) sempat menyatakan bahwa akan membahas kelanjutan pengambilalihan aset tambang emas Martabe termasuk masalah pekerja yang ada di dalamnya dengan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko Perekonomian pada Kamis (29/1) pukul 08.00 WIB.

Namun ketika ditemui di kantor Kemenko Perekonomian pada Kamis (29/1), Rosan tak mau berkomentar mengenai apa yang dibahas di sana. Adapun Rosan terpantau datang ke kantor Kemenko Perekonomian sejak pukul 08.09 WIB. Dalam pertemuan itu, hadir pula Kepala BP BUMN, Dony Oskaria.

Sebelumnya pada Rabu (28/1) di tempat terpisah Dony yang juga merupakan COO Danantara menjelaskan bahwa pembentukan Perminas dilakukan untuk menempatkan pengelolaan bisnis mineral strategis langsung di bawah Danantara. Dengan skema ini, pemerintah ingin memastikan seluruh bisnis yang dikelola negara berada dalam satu ekosistem pengelolaan investasi nasional.

"Ke Perminas. Jadi ada Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang baru kami bentuk," ujar Dony ketika ditemui usai acara Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia di Jakarta.

Dony juga menjelaskan Perminas memiliki karakter berbeda dengan holding pertambangan MIND ID. Pengalihan pengelolaan tambang emas Martabe ke Perminas dilakukan agar entitas bisnis tersebut berada langsung di bawah kendali Danantara, sesuai dengan arah kebijakan pemerintah.

Ia menambahkan, ke depan Perminas akan beroperasi sebagai perusahaan yang sepenuhnya berada di bawah Danantara.

Meski demikian, Dony mengaku komunikasi terkait peralihan pengelolaan tambang emas Martabe dari PT Agincourt Resources ke Perminas tidak dilakukan oleh Danantara. Ia menegaskan hal tersebut bukan menjadi bagian dari tugas lembaganya.

"Itu bukan dengan kami, ya. Itu nanti mungkin akan dikomunikasikan," kata Dony.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url