Anak Tantrum di Mal? Ini yang Perlu Dilakukan Orang Tua - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Anak Tantrum di Mal? Ini yang Perlu Dilakukan Orang Tua
Jan 8th 2026, 19:00 by kumparanMOM

Ilustrasi orang tua dan balita tantrum. Foto: BaLL LunLa/Shutterstock
Ilustrasi orang tua dan balita tantrum. Foto: BaLL LunLa/Shutterstock

Moms, saat anak menangis tantrum di mall atau tempat umum sering kali kita jadi panik dan bingung. Tatapan orang sekitar, rasa malu, hingga keinginan agar anak cepat diam, kerap membuat orang tua bereaksi spontan mulai dari membentak hingga langsung menuruti keinginan anak.

Padahal, cara orang tua merespons tantrum sangat menentukan bagaimana anak belajar mengelola emosinya ke depannya, Moms. Karena tantrum bukan sekadar perilaku yang harus dihentikan, tetapi sinyal bahwa anak sedang kewalahan dengan perasaannya.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Tantrum di Tempat Umum?

 Ilustrasi orang tua dan balita tantrum. Foto: MIA Studio/Shutterstock
Ilustrasi orang tua dan balita tantrum. Foto: MIA Studio/Shutterstock

Menurut Psikolog Klinis Anak dan Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, M.Psi, Psikolog, mengatakan ada tiga cara yang bisa dilakukan jika anak tiba-tiba tantrum di mall atau tempat umum. Tiga cara tersebut meliputi:

  1. Tenangkan diri terlebih dahulu

    Orang tua sebaiknya tidak ikut terpancing emosi dengan marah atau membentak anak karena hal ini justru dapat membuat tantrum semakin meningkat.

  2. Ajak anak ke tempat yang lebih tenang

    Jika memungkinkan, bawa anak menjauh sejenak dari keramaian. Di tempat yang lebih sepi, orang tua dapat membantu menenangkan emosinya. Perlu diingat juga, setiap anak memiliki cara berbeda. Ada yang merasa lebih aman saat dipeluk, ada pula yang perlu waktu sendiri sambil tetap diawasi.

  3. Ajak bicara setelah anak tenang

    Komunikasi akan lebih efektif ketika emosi anak sudah mereda, bukan saat tangisan masih memuncak, Moms.

"Orang tua juga perlu menghindari langsung mengikuti kemauan anak hanya untuk menghentikan tantrum. Jika ini dilakukan berulang, anak dapat belajar bahwa tantrum adalah cara untuk mendapatkan keinginannya," kata Vera Itabiliana kepada kumparanMOM, Rabu (7/1).

Untuk itu, penting juga membantu anak mengatur emosinya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak mengenali emosinya sejak dini.

Cara Membantu Anak Mengatur Emosi

Ilustrasi orang tua dan balita tantrum. Foto: eggeegg/Shutterstock
Ilustrasi orang tua dan balita tantrum. Foto: eggeegg/Shutterstock

Agar anak tidak terus meluapkan emosi lewat tantrum, orang tua perlu membantu anak belajar regulasi emosi sejak dini dengan cara berikut:

  • Memberi contoh bagaimana orang tua menenangkan diri saat sedang emosi dalam keseharian

  • Membantu anak mengenali emosinya dengan melabel perasaan yang dirasakan, misalnya, "Kamu marah ya tadi?"

  • Mengajak anak mengekspresikan emosi dengan kata-kata, seperti, "Aku marah karena…"

  • Mengajarkan cara menenangkan diri, misalnya dengan mengatur napas, minum air, mencuci muka, atau duduk sejenak

Tantrum merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak. Dengan pendampingan yang tepat dan konsisten, orang tua dapat membantu anak belajar mengelola emosinya secara sehat, baik di rumah maupun di tempat umum, Moms.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url