Moms, wajar sekali jika bayi menangis saat mandi untuk pertama kalinya. Bagi mereka, air adalah sensasi baru yang membutuhkan proses adaptasi. Tidak sedikit ibu yang ragu memperkenalkan mandi diguyur dari kepala karena melihat bayinya tampak takut atau langsung menangis. Lalu, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk mengenalkan cara mandi ini?
Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, SpA, yang bertugas di RS UNS Solo, bayi sudah boleh diperkenalkan mandi diguyur sejak usia di atas 3 bulan.
"Terutama ketika mereka sudah bisa duduk dengan tegak, biasanya usia 6 bulan. Pada usia ini kontrol tubuh bayi lebih stabil sehingga proses mandi menjadi lebih aman dan lebih nyaman." kata dr. Aisya Fikritama, SpA kepada kumparanMOM, Rabu (10/12).
Namun, memperkenalkan mandi diguyur tentu harus bertahap, Moms. Bisa mulai dengan teknik sederhana agar bayi tidak kaget atau menangis.
Cara Agar Bayi Tidak Menangis saat Mandi
Ilustrasi bayi mandi. Foto: Shutterstock
Untuk membuat sesi mandi lebih menyenangkan, Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut:
Mulai dari bagian tubuh yang kurang sensitif, seperti kaki, punggung, atau tangan, sebelum beralih ke kepala.
Gunakan air hangat, bukan terlalu panas atau dingin.
Guyur perlahan, jangan langsung dengan volume air yang banyak karena bisa mengejutkan bayi.
Ajak bayi bicara selama mandi, agar ia merasa aman dan diperhatikan.
Hindari menyiram wajah secara langsung, karena bisa membuat bayi takut atau trauma.
Pendekatan lain yang bisa dilakukan adalah mengajak bayi bermain air terlebih dahulu. Cara ini memberi mereka kesempatan mengenal sensasi air secara perlahan sebelum benar-benar diguyur dari kepala hingga kaki.
"Yang terpenting, jika bayi merasa tidak nyaman dan nangis, pantau dulu tangisnya. Jika kaget atau tidak nyaman sebentar itu normal, tapi jika panik dan ketakutan, hentikan dulu dan mulai lagi secara bertahap. Jangan dipaksa!" pesan dr. Aisya.
Meski terlihat sederhana, pengenalan mandi seperti ini sebenarnya memberikan manfaat besar bagi bayi. Stimulasi sensorik dari air membantu meningkatkan keberanian bayi terhadap air sekaligus melatih regulasi emosinya.