Anak 5 Tahun Meninggal di Istana Balon, Ini yang Perlu Dipahami Orang Tua - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Anak 5 Tahun Meninggal di Istana Balon, Ini yang Perlu Dipahami Orang Tua
Dec 10th 2025, 15:51 by kumparanMOM

 Ilustrasi anak bermain di istana balon. Foto: M_ILHAM/Shutterstock
Ilustrasi anak bermain di istana balon. Foto: M_ILHAM/Shutterstock

Sebuah insiden tragis terjadi di Kota Jambi ketika seorang anak laki-laki berusia 5 tahun meninggal dunia setelah terhimpit istana balon yang telah dikempeskan dan dilipat. Anak tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tidak tertolong.

Kejadian ini berlangsung di wahana istana balon di Lapangan Merdeka pada Minggu (30/11). Awalnya, korban diketahui sedang bermain di sekitar area istana balon. Namun, setelah lama tidak terlihat keluar, ibunya mulai mencari keberadaannya. Saat itulah ditemukan bahwa balon sudah dalam keadaan dikempeskan dan dilipat, hingga menimpa tubuh sang anak.

Tanggapan SafeKids Indonesia soal Pentingnya Prosedur Keamanan Wahana Istana Balon

Bocah laki-laki berinisial GL (5) di Kota Sungai Penuh, Jambi, meninggal dunia karena terhimpit istana balon yang sudah dikempeskan dan dilipat. Foto: Dok. Polres Kerinci
Bocah laki-laki berinisial GL (5) di Kota Sungai Penuh, Jambi, meninggal dunia karena terhimpit istana balon yang sudah dikempeskan dan dilipat. Foto: Dok. Polres Kerinci

Menanggapi insiden tersebut, Inisiator SafeKids Indonesia, Wahyu Minarto atau yang akrab disapa Paman Billie, menekankan bahwa insiden ini dapat dicegah apabila penyelenggara wahana menerapkan prosedur keselamatan dasar yang benar serta orang tua juga perlu lebih waspada.

Menurut Paman Billie, penyedia wahana wajib memastikan bahwa seluruh peralatan dalam keadaan baik sebelum dioperasikan. Mulai dari kondisi balon, kebocoran, kerusakan, pompa, hingga kebersihan, semuanya harus dicek secara berkala. Peralatan pendukung juga harus dipastikan berfungsi dengan baik agar tidak membahayakan anak maupun operator.

"Termasuk juga pada saat mengempiskan, tidak berbahaya bagi operator dan orang di sekelilingnya, dan juga anak-anak yang ada di dalam istananya," ucap Paman Billie saat dihubungi kumparanMOM, Senin (8/12).

 Ilustrasi anak bermain di istana balon. Foto: Yanz36/Shutterstock
Ilustrasi anak bermain di istana balon. Foto: Yanz36/Shutterstock

Sebelum istana balon dikempiskan, pemilik wahana istana balon perlu:

1. Memeriksa seluruh bagian dalam.

2. Memastikan tidak ada anak yang tertinggal.

3. Memanggil dan mengonfirmasikan kondisi area yang berpotensi terlipat.

4. Memastikan tidak ada benda tajam atau kondisi berbahaya lain di dalam wahana tersebut.

"Cek di dalam tempat-tempat yang mungkin bisa terlipat, secara menyeluruh memanggil nama. Bisa aja anaknya ketiduran mungkin di tempat yang tidak terlihat. Jadi harus dipanggil, teriak-teriak," imbuhnya.

Peran Orang Tua dalam Mencegah Risiko

 Ilustrasi anak bermain di istana balon. Foto: Maslan12/Shutterstock
Ilustrasi anak bermain di istana balon. Foto: Maslan12/Shutterstock

Selain penyelenggara, orang tua juga perlu lebih waspada.

Paman Billie mengingatkan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengizinkan anak bermain di istana balon:

-Cek kondisi balon apakah masih layak dan bersih.

-Amati apakah operator terlihat kompeten dan memperhatikan keselamatan.

-Pastikan jumlah anak di dalam tidak terlalu banyak agar mudah diawasi.

-Lihat apakah dari luar orang tua bisa memantau pergerakan anak.

"Mungkin orang tua tidak bisa ikut masuk ke dalam, bisa nggak diawasi dari luar, bisa nggak anak-anak itu terlihat secara visual dari luar. Bisakah dipanggil dari luar kira-kira dan kalau terjadi sesuatu seperti apa tindakannya," tutup Paman Billie.

Semoga kejadian ini menjadi perhatian bersama agar keamanan anak selalu menjadi prioritas utama di setiap area bermain ya, Moms.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url