Purbaya Sebut Perusahaan Kecil Belum Wajib Lapor Kinerja Keuangan ke Kemenkeu - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Purbaya Sebut Perusahaan Kecil Belum Wajib Lapor Kinerja Keuangan ke Kemenkeu
Nov 29th 2025, 11:30 by kumparanBISNIS

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut perusahaan kecil belum diwajibkan menyampaikan laporan keuangan melalui Platform Bersama Pelaporan Keuangan (PBPK), meski aturan baru mewajibkan seluruh perusahaan mulai menggunakan sistem tersebut paling lambat pada 2027.

Purbaya menyebut kewajiban pelaporan melalui PBPK tidak menjadi persoalan bagi perusahaan publik (Tbk) karena selama ini mereka sudah terbiasa menyampaikan laporan secara rutin.

"Kalau Tbk kan udah setiap triwulan juga ada, tinggal kumpulin aja datanya jadi nggak ada yang baru itu," ujar Purbaya ketika ditemui usai acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 di Kantor Pusat BI, Jumat malam (28/11).

Bendahara Negara itu menyebut justru yang perlu dicermati adalah kesiapan sektor usaha berskala kecil.

"Yang saya takut kalau perusahaan kecil, tapi saya belum lihat. Perusahaan kecil belum wajib, kayaknya," kata dia.

Kebijakan PBPK sendiri merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43/2025 tentang Pelaporan Keuangan sebagai turunan dari UU P2SK. Regulasi itu menargetkan seluruh perusahaan, termasuk emiten BEI, untuk mulai menyampaikan laporan keuangan melalui platform terintegrasi tersebut paling lambat pada 2027.

Kemenkeu menilai sistem ini penting untuk memperkuat transparansi dan tata kelola keuangan nasional. Terkait arahan agar pemerintah fokus pada pendekatan sektoral seperti disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo, Purbaya menegaskan prioritas utama tetap menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.

"Yang pertama kita ciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan aja utamanya itu. Pertama kita maksimalkan pengolahan fiskal saya, uangnya jangan mengganggu lagi. Habis itu belanja pemerintah pusatnya tepat waktu, tepat sasaran," jelasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url