Ilustrasi luka bakar pada anak. Foto: NikomMaelao Production/Shutterstock
Seorang ibu membagikan pengalamannya di TikTok @putrisularno ketika telapak tangan balitanya tidak sengaja menyentuh setrika panas hingga muncul luka bakar di tangan kanannya. Kejadian seperti ini tentu membuat orang tua panik, tetapi perlu dipahami bahwa hal semacam ini dapat terjadi pada siapa saja, terutama pada anak yang sedang aktif-aktifnya.
Di usia balita, rasa ingin tahu mereka sangat besar sehingga risiko menyentuh benda panas atau berbahaya pun meningkat. Karena itulah, mengetahui pertolongan pertama yang tepat menjadi hal penting. Sehingga orang tua dapat segera mengambil langkah yang benar dan mencegah luka bertambah parah.
Pertolongan Pertama saat Anak Mengalami Luka Bakar
Ilustrasi Air Mengalir Foto: Dok. Freepik
Menurut Dokter Spesialis Anak dr. Reza Fahlevi, SpA(K), ada beberapa langkah utama yang harus dilakukan ketika anak mengalami luka bakar:
Hentikan sumber panasnya
Matikan listrik atau jauhkan setrika atau benda panas dari anak.
Dinginkan area luka
Taruh luka di bawah air mengalir selama 5–10 menit. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan rasa panas.
Lepas cincin, gelang, atau benda logam
Usahakan lepas semua perhiasan di sekitar area luka karena logam dapat menyimpan panas.
Tutup luka
Gunakan kasa atau kain kering yang bersih untuk menutup luka.
Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan
Untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut agar tidak terjadi infeksi.
dr. Reza juga mengingatkan bahwa orang tua tidak boleh mengoleskan luka dengan bahan dapur.
"Hindari pemberian odol, kecap, atau bahan dapur lainnya di area luka. Segera pergi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut." Kata dr. Reza Fahlevi, SpA(K) kepada kumparanMOM, Senin (17/11).
Selain itu, agar kejadian tidak terulang, sebaiknya letakkan benda berbahaya jauh dari jangkauan anak, Moms.
"Semua barang panas, kabel listrik, serta benda kecil yang mudah tertelan sebaiknya selalu dijauhkan dari jangkauan balita." pesan dr. Reza