Menlu Sugiono menghadiri pertemuan KTT APEC di Lima, Peru, Kamis (14/11/2024). Foto: Kemlu RI
Menteri Luar Negeri Sugiono merespons soal usulan damai antara Israel dan Hamas yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump. Menurutnya, usulan itu diterima dengan baik oleh kedua belah pihak.
Sugiono mengatakan Indonesia turut terlibat dalam usulan damai itu. Menurutnya, peran AS memang diperlukan untuk menengahi konflik yang telah berjalan selama 2 tahun ini.
"Karena sejak awal pertemuan antar menteri luar negeri yang dilakukan di New York di sela-sela Sidang Umum PBB kemarin yang juga mengundang kita, dan semuanya ada di dalam satu kesepahaman dan kesepakatan bahwa perlu keterlibatan Amerika Serikat untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini," kata Sugiono kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10).
"Dan proses itu juga sudah terjadi. Proposal yang sudah diberikan dan ada tanggapan positif dari kedua pihak," lanjutnya.
Sugiono menilai usulan damai dari Trump merupakan langkah konkret untuk menempuh jalan damai antara Israel dan Hamas.
"Kita menganggap ini sebuah langkah yang konkret, yang progresif setelah sekian lama yang intinya adalah pertama kita menginginkan suatu gencatan senjata yang sifatnya permanen," kata dia.
Lebih lanjut, Sugiono juga menyatakan pentingnya segera dilakukan gencatan senjata dan dibukanya jalur bantuan untuk warga Palestina di Gaza. Ia mengatakan, saat ini terjadi kejahatan kemanusiaan di Gaza hasil dari pendudukan Israel.
Warga Palestina yang mengungsi dari Gaza utara akibat operasi militer Israel, bergerak ke selatan setelah pasukan Israel memerintahkan penduduk Kota Gaza untuk mengungsi ke selatan, di Jalur Gaza tengah, Sabtu (20/9/2025). Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERS
"Inti utama dari proposal itu tentu saja detail dari semua item dari proposal tersebut harus dibicarakan. Akan dibicarakan. Ini juga dalam proses negosiasi," tuturnya.
Sebelumnya, Trump dalam pernyataannya yakin Hamas siap memelihara perdamaian. Oleh sebabnya, Israel harus menghentikan serangan ke Gaza yang sudah menewaskan puluhan ribu orang.
"Israel harus segera menghentikan pengeboman Gaza, agar kita dapat membebaskan para sandera dengan aman dan cepat!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya, seperti dikutip dari Reuters.
"Kami sudah berdiskusi mengenai detail yang akan diselesaikan. Ini bukan hanya tentang Gaza, ini tentang perdamaian yang telah lama dinantikan di Timur Tengah," sambung Trump.
Perundingan antara Israel dan Hamas masih berlangsung di Mesir. Hamas menyatakan siap mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang di Gaza berdasarkan proposal perdamaian Trump. Meski demikian, Hamas masih memiliki tuntutan.
Negosiator Hamas, Khalil Al-Hayya, mengatakan bahwa pihaknya datang ke Mesir untuk terlibat dalam perundingan yang serius dan bertanggung jawab.
"Hamas siap mencapai kesepakatan, tapi memerlukan jaminan untuk mengakhiri perang dan memastikan perang tidak terulang," kata Al-Hayya, tokoh Hamas yang selamat dari serangan Israel ke Qatar bulan lalu ini.