Ketua MK Suhartoyo hingga Saldi Isra Cek Loket Pendaftaran Sengketa Pemilu

Halaman ini telah diakses: Views
Hakim Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, Saldi Isra, dan Arief Hidayat memantau langsung proses pendaftaran sengketa Pemilu 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (24/3/2024). Foto: Hedi/kumparan
Hakim Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, Saldi Isra, dan Arief Hidayat memantau langsung proses pendaftaran sengketa Pemilu 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (24/3/2024). Foto: Hedi/kumparan

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo memantau langsung loket pendaftaran dan pencatatan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024. Dia melakukan itu pada akhir pekan sesaat batas pengajuan permohonan ditutup, Minggu (24/3), siang.

Suhartoyo turun ke lobi ditemani dua kolega hakim MK lain, Saldi Isra dan Arief Hidayat. Ketiganya yang turun dari ruangnya nampak mengenakan setelan jaket santai.

"Lihat para hakim ini, keluar pakai jaket semua. Di dalam dingin. Ini mau cek mobil rantis, masih ada enggak," kata Arief Hidayat bergurau.

Setelah beberapa menit mengobrol di luar lobi, ketiganya lalu mengecek-mengecek di sekitar loket pendaftaran gugatan. Mereka memantau jumlah permohonan PHPU yang sudah masuk ke MK, baik langsung maupun online.

"Ini belum termasuk perseorangan," kata Saldi Isra sambil menunjuk monitor sedang yang menampilkan catatan live permohonan yang masuk di MK.

Hakim Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, Saldi Isra, dan Arief Hidayat memantau langsung proses pendaftaran sengketa Pemilu 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (24/3/2024). Foto: Hedi/kumparan
Hakim Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo, Saldi Isra, dan Arief Hidayat memantau langsung proses pendaftaran sengketa Pemilu 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Minggu (24/3/2024). Foto: Hedi/kumparan

Ketua MK Suhartoyo menjelaskan, kegiatan mereka hanya untuk memantau proses pencatatan permohonan setelah batas pengajuan terakhir semalam, Sabtu (23/3), pukul 22.19 WIB.

"Masih meneruskan memantau ini, finalisasi, pendaftaran kan, baru selesai tadi, Subuh tadi, kan. Meskipun pengambilan nomor antrean itu sudah pada jam terakhir, jam 22.19 tapi, kan, meng-input-nya, kan, sampai subuh tadi baru selesai," kata Suhartoyo kepada wartawan.

Suhartoyo belum memberikan jumlah total gugatan yang diterima. Dia hanya mengatakan, proses penginputan masih terus dilakukan.

"Ini terus masih mau dihitung juga dengan yang perseorangan, dengan yang partai, dengan yang DPD dan, belum pasti sih jumlahnya. Tapi sekitar itu, sekitar 270-an," imbuhnya.

Anggota KPU RI Parsadaan Harahap, Betty Epsilon Idroos, Mochamad Affifudin, Ketua KPU RI Hasyim Asyari, Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat dan August Mellaz membacakan surat keputusan hasil Pemilu 2024 di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu, (20/3/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Anggota KPU RI Parsadaan Harahap, Betty Epsilon Idroos, Mochamad Affifudin, Ketua KPU RI Hasyim Asyari, Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat dan August Mellaz membacakan surat keputusan hasil Pemilu 2024 di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu, (20/3/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sejak KPU menetapkan hasil rekapitulasi suara Pemilu, para peserta pemilu yang keberatan dengan hasilnya langsung melayangkan gugatan ke MK.

Timses dari Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud juga sudah mengajukan gugatan ke MK. Secara umum, mereka minta pemilu ulang digelar.

Dari hasil penetapan rekapitulasi suara KPU, Prabowo-Gibran meraih suara terbanyak, yakni 96,2 juta suara atau 58,59%.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url