Ironi PPP: 1977 Pernah Kantongi 29,29% Suara, 2024 Malah Tak Lolos ke Senayan
21 Mar, 2024
Halaman ini telah diakses:
Views
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono pada acara silaturahmi dan temu kader se-Jambi, di Gedung Pemuda, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, Jumat (12/1/2024). Foto: Dok. Istimewa
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk pertama kalinya gagal lolos ke Senayan pada Pileg 2024. PPP dinyatakan tidak lolos karena suaranya tidak memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU RI yang ditetapkan Rabu (20/3) malam, PPP diketahui hanya mengantongi 5.878.777 suara atau 3,87 persen suara sah.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi memastikan, pihaknya akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Sesuai ketentuan UU, PPP memiliki waktu 3 hari untuk menyikapi hasil rekapitulasi nasional dengan mengajukan ke MK," kata pria yang disapa Awiek itu kepada wartawan, Rabu (20/3).
PPP di Tiap Pemilu
PPP berdiri sejak 5 Januari 1973 silam. Partai berlambang ka'bah tersebut mengikuti pemilu pertama pada 1977. Kala itu, ada tiga partai yang menjadi peserta pemilu, yaitu PPP, Golkar, dan PDI. Suara PPP sendiri mencapai 29,29 persen. Lebih tinggi dari PDI yang kala itu meraup 8,6 persen suara.
Pada Pemilu 1982, suara PPP turun ke angka 27,78 persen. Sementara pada pemilu 1987 justru merosot lagi ke angka 15,97 persen.
PPP sempat bangkit pada pemilu 1997 dengan meraup 22,43 persen suara. Namun, setelah itu suara PPP terus turun seperti dalam grafik di atas.
Tahun
Jumlah Suara
Jumlah kursi
Persentase
1977
18.743.491
94/360
29,29%
1982
20.871.880
99/360
27,78%
1987
13.701.428
61/400
15,97%
1992
16.624.647
62/400
17,01%
1997
25.340.028
89/400
22,43%
1999
11.329.905
58/500
10,71%
2004
9.248.764
58/550
8,15%
2009
5.544.332
38/560
5,32%
2014
8.157.488
39/560
6,53%
2019
6.323.147
19/575
4,52%
2024
5.878.777
0/580
3,87%
Pada Pemilu 2014, suara PPP sempat naik menjadi 6,53 persen. Kala itu, PPP berhasil mengamankan 39 kursi DPR RI.
Pada Pemilu 2019, suara PPP kembali turun. Bahkan, beberapa lembaga survei sempat menyebut bahwa partai berlambang ka'bah itu tidak lolos parlemen. Namun hasilnya, PPP mendapat 6.323.147 suara atau 4,52 persen dan mendapat 19 kursi DPR.
Terakhir, pada Pemilu 2024, PPP dinyatakan gagal lolos ke DPR RI karena hanya mengantongi 5.878.777 suara atau 3,87 persen suara sah.