CIREMAITODAY.COM, KUNINGAN – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Kuningan memasang target dua medali emas pada Porprov Jawa Barat XV 2026. Meski hanya mengandalkan empat petinju, kontingen tinju Kuningan optimistis mampu bersaing dan membawa pulang prestasi dari ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dua petinju putra yakni Walmer dan Anis, diproyeksikan menjadi tumpuan utama untuk merealisasikan target emas. Sementara Zaid dan Via diharapkan mampu menembus babak semi final, sehingga membuka peluang menambah perolehan medali perunggu.
Ketua Umum Pertina Kuningan, H Deden Kurniawan mengungkapkan, target tersebut saat didampingi Ketua Harian Denny Rosmayadi SSTP MSi, Manajer Hamdan Harismaya, dan Pelatih Didin Ikhwanudin.
“Modal kita empat atlet. Target utama dua emas putra dari Walmer dan Anis. Mudah-mudahan Via dan Zaid bisa lolos semifinal sehingga kita mendapatkan tambahan medali perunggu,” ungkapnya, Senin (2/11).
Dari empat atlet yang disiapkan, nama Walmer menjadi salah satu perhatian. Petinju kelas 60 kilogram tersebut memiliki pengalaman mengikuti kompetisi tingkat provinsi pada 2014, 2018, dan 2022. Pengalaman bertanding dalam beberapa edisi Porda maupun Porprov itu menjadi modal untuk kembali memburu podium tertinggi.
Jika mampu meraih emas pada Porprov 2026, Walmer berpeluang mencatatkan prestasi hattrick atau tiga kali meraih gelar juara, sebagaimana catatan prestasi yang disampaikan Pertina Kuningan. Deden berharap, pengalaman panjang Walmer di arena pertandingan dapat menjadi bekal menghadapi persaingan tahun ini.
“Walmer sudah tiga kali berturut-turut mengikuti Porda atau Porprov. Mudah-mudahan pada 2026 ini bisa kembali meraih emas. Kami mohon doanya,” katanya.
Selain Walmer, Anis yang akan turun di kelas 71 kilogram juga dipersiapkan sebagai penyumbang medali emas. Adapun Zaid dan Via diharapkan mampu menunjukkan perkembangan selama persiapan dan melewati setiap tahapan pertandingan hingga semifinal.
Namun, upaya merealisasikan target tersebut bukan tanpa tantangan. Pertina Kuningan menyadari persaingan cabang olahraga tinju Porprov Jabar XV bakal berlangsung ketat. Sejumlah daerah memiliki atlet berpengalaman, termasuk petinju yang telah berkompetisi di level nasional.
Deden secara khusus menyoroti Kabupaten Bekasi dan Bogor sebagai daerah yang patut diwaspadai. Kedua daerah tersebut dinilai memiliki konsentrasi atlet dengan pengalaman bertanding di tingkat nasional.
“Lawan terberat tetap Bekasi dan Bogor, karena atlet-atlet nasional banyak terkonsentrasi di dua daerah tersebut,” ujarnya.
Menghadapi persaingan itu, Pertina Kuningan telah mengintensifkan persiapan melalui program pemusatan latihan atau training camp (TC) sejak Agustus 2026. Program tersebut difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik, ketahanan fisik, serta kematangan mental bertanding para atlet.
Dengan persiapan tersebut, keempat petinju diharapkan mampu tampil maksimal dan menjaga konsistensi sepanjang pertandingan.
Berdasarkan agenda Pertina Kuningan, kontingen tinju dijadwalkan berangkat pada 9 November 2026. Sebelum pertandingan dimulai pada 11 November 2026, para atlet dan ofisial akan mengikuti rangkaian manajer meeting, technical meeting, serta pengundian pertandingan (drawing).
Deden menegaskan, keikutsertaan dalam Porprov bukan semata-mata mengejar jumlah medali. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi momentum untuk menjaga eksistensi sekaligus meningkatkan capaian olahraga tinju Kabupaten Kuningan di tingkat Jawa Barat.
“Porprov ini sangat penting karena menyangkut prestasi daerah. Kita ingin Kuningan tidak tertinggal dalam cabang olahraga tinju,” tegasnya.(dri)
The post Pertina Kuningan Bidik Dua Emas di Porprov Jabar 2026 appeared first on Ciremai Today.