CIREMAITODAY.COM, MAJALENGKA, – Kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) khususnya pertaliet dikeluhkan pengemudi di sejumlah wilayah Kabupaten Majalengka dalam beberapa hari terakhir. Selain harus mencari SPBU yang masih menyediakan BBM, pengendara juga menghadapi antrean lebih lama dari biasanya.
Salah seorang pengemudi, Ade Abdullatif, mengatakan kondisi tersebut sudah dialaminya selama empat hari terakhir. Ia menyebut, waktu antrean yang biasanya hanya sekitar 10 menit kini bisa mencapai lebih dari setengah jam.
“Sekarang agak sulit banget. Dari simpeureum sampai disini (pom jatipamor) cuma ada yang disini. Sudah empat hari, antreannya bisa setengah jam lebih,” kata Ade saat ditemui di SPBU Jatipamor, Majalengka, Selasa (20/10/2026).
Ade berharap ketersediaan BBM kembali lancar sehingga masyarakat tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama untuk mengantre. Kondisi tersebut berbeda dengan hari-hari biasa ketika pengisian BBM relatif lancar.
Sementara itu, Penanggung Jawab SPBU Jatipamor di kecamatan panyingkiran, Fahmi Ulum, mengatakan antrean panjang dalam beberapa hari terakhir diduga berkaitan dengan kekosongan BBM di sejumlah SPBU sekitar. Kondisi tersebut membuat pengendara beralih mengisi di SPBU yang masih tersedia BBM nya.
“Ya kalau menurut saya mah, pom sebelahnya ada yang kosong biasanya. Kalau ada yang antre tuh,” kata Fahmi.
Ia mengatakan pengiriman BBM ke SPBU Jatipamor tetap berlangsung setiap hari. Namun, dalam beberapa hari terakhir, waktu pengiriman lebih lama dari biasanya. Jika sebelumnya pengiriman dari depot membutuhkan sekitar tiga jam, kini bisa mencapai lima jam.
“Kalau pengiriman mah setiap hari juga ada pengiriman, cuman agak telat aja,” ujarnya.
Fahmi mengaku belum mengetahui penyebab pasti keterlambatan tersebut. Meski demikian, ia memastikan keterlambatan hanya berlangsung dalam hitungan jam, bukan sampai berhari-hari.
“Keterlambatan ini kurang tahu juga ya, Pak. Entah itu dari distribusi dari sananya atau dari sininya. Pokoknya kalau pengiriman itu tiap hari ada,” katanya.
Di sisi lain, Fahmi memastikan stok BBM di SPBU Jatipamor masih aman. Pasokan Pertalite yang diterima sekitar 8.000 liter. Namun, peningkatan jumlah pembeli membuat persediaan lebih cepat habis dibandingkan hari biasa.
“Biasanya 8.000 liter itu untuk dua shift. Sekarang bisa satu shift setengah sampai setengah shift,” ungkapnya.
The post Pengemudi Keluhkan Sulit Cari BBM di Majalengka, Antrean Tembus 30 Menit appeared first on Ciremai Today.