CIREMAITODAY.COM, KUNINGAN, – Kebakaran lahan di Desa Rajawetan, Kecamatan Pancalang, Kuningan, nyaris merembet ke bangunan kandang ayam milik warga. Sebanyak 800 meter persegi lahan dilaporkan terbakar dari total luas sekitar 2.000 meter persegi.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi di lahan milik sejumlah warga yang berada tepat di belakang kandang ayam milik Ayik Nurul Mutakin.
“Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan karyawan kandang ayam tersebut, api pertama kali diketahui membakar area lahan di belakang tempatnya bekerja. Khawatir kobaran api meluas dan merembet ke bangunan kandang, saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada Damkar Kuningan untuk meminta bantuan penanganan,” jelasnya, Rabu (21/10).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar langsung melakukan upaya pemadaman dan penanganan di lokasi kejadian. Sebanyak lima personel diterjunkan untuk mengendalikan api yang membakar area lahan tersebut.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Petugas Damkar juga dibantu unsur TNI, Polri, perangkat desa, serta warga sekitar,” sebutnya.
Berkat penanganan bersama tersebut, kebakaran dapat ditangani. Meski api sempat mengancam bangunan kandang ayam di dekatnya, laporan kejadian menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut
Di hari yang sama, Kebakaran terjadi di area Filling Hall Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Adelya Permata yang berlokasi di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kuningan, Rabu (21/10) pagi. Meski api utama berhasil dipadamkan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, penanganan lanjutan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api di area tersebut.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 08.34 WIB. Petugas kemudian segera dikerahkan ke lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
“Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga bermula ketika tumpukan tabung gas kosong roboh dan menimpa sebuah tabung rilis. Benturan tersebut diduga memicu percikan api sekaligus menyebabkan gas keluar dari tabung,” ungkapnya dalam laporan singkat.
Dia menyebut, gas yang keluar kemudian memicu kebakaran di area SPBE. Upaya pemadaman awal, dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air yang mengalir setelah tuas sistem sprinkler diaktifkan.(dri)
The post Kebakaran Lahan di Kuningan, Nyaris Merembet ke Kandang Ayam appeared first on Ciremai Today.