CIREMAITODAY.COM, INDRAMAYU — Nasib malang menimpa keluarga yatim piatu di Blok Gabel, Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Peristiwa rumah kebakaran di Gantar Indramayu melahap habis tempat tinggal milik seorang anak yatim piatu bernama Putri pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Korban terkejut bukan main saat kembali dan menyaksikan tempat tinggalnya sudah ludes dilahap si jago merah. Putri selama ini tinggal di rumah tersebut bersama saudaranya, Dewi, serta adiknya yang juga berstatus yatim piatu.
Insiden memprihatinkan ini langsung mendapat perhatian dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Indramayu, H. Edi Fauzi. Politisi senior tersebut menyalurkan santunan secara langsung untuk membantu meringankan beban hidup para korban yang sedang tertimpa musibah.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang menimpa adik-adik kita di Desa Gantar ini. Kami hadir langsung untuk memberikan santunan dan bantuan darurat guna meringankan beban awal mereka yang kehilangan tempat tinggal,” ujar Edi Fauzi, Minggu (4/10/2026).
Selain bantuan darurat dari fraksi, penanganan musibah ini juga diusulkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu guna mendapatkan penanganan lanjutan. Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu telah menyalurkan bantuan tanggap darurat yang diserahkan melalui Camat Gantar.
Guna memberikan solusi jangka panjang, Edi Fauzi mengupayakan bantuan rekonstruksi tempat tinggal bagi para korban. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, berencana mengusulkan pembangunan kembali rumah yang terbakar tersebut melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat.
“Untuk jangka panjangnya, kami tidak ingin adik-adik yatim piatu ini terlantar tanpa tempat tinggal yang layak. Kita sudah koordinasi dengan Pak Ono Surono, untuk diusulkan juga ke Banprov Jabar program rutilahu 2027 agar rumah ini bisa dibangun kembali secara permanen,” kata Edi Fauzi.
Kondisi ekonomi keluarga korban usai peristiwa rumah kebakaran di Gantar Indramayu tersebut terbilang sangat membutuhkan perhatian mendesak. Saat ini, Putri dan Dewi yang merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat membutuhkan pekerjaan agar mampu mandiri dan membiayai kehidupan adik mereka.
“Mengingat mereka ini sudah lulus SMK dan butuh kemandirian ekonomi untuk menopang adiknya, kami juga mengupayakan agar ada ruang kesempatan kerja bagi mereka. Bantuan ini tidak boleh berhenti di sembako saja, tapi juga keberlanjutan hidup mereka ke depan,” pungkas Edi.
The post Kaget Rumah Ludes Terbakar, Keluarga Yatim Piatu di Gantar Dapat Santunan Fraksi PDI Perjuangan appeared first on Ciremai Today.