CIREMAITODAY.COM, KUNINGAN – Upaya membuka akses dan mempercepat pembangunan di pelosok desa terus dilakukan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Di Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kuningan, TMMD Imbangan ke-129 Kodim Kuningan menyasar pembangunan infrastruktur yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.
Dandim Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung mengatakan, pelaksanaan TMMD diawali pra-TMMD berupa pengupasan badan jalan selama 14 hari. Pada tahap utama, sejumlah sasaran fisik kemudian dikerjakan di Dusun Jatirasa, Desa Gunung Manik.
“Salah satu pekerjaan utama yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang 820 meter dengan lebar 2,5 meter. Selain itu, TNI bersama masyarakat membangun tembok penahan tanah sepanjang 30 meter dengan tinggi 2 meter serta tugu TMMD Imbangan ke-129,” ungkapnya, Kamis (17/9).
Menurutnya, penyelesaian pembangunan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak dan tingginya partisipasi masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama selama pelaksanaan program.
“Dengan berakhirnya pelaksanaan program ini bukan berarti pekerjaan telah selesai, namun harus ditindaklanjuti dengan kegiatan peningkatan pemeliharaan dan pengembangan secara berkelanjutan,”tegasnya.
TMMD, kata dia, tidak sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Program tersebut diarahkan untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang membutuhkan peningkatan akses dan infrastruktur.
Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim Kuningan dan seluruh personel TNI yang terlibat dalam TMMD di Gunung Manik.
“Atas nama Pemda Kuningan dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim beserta seluruh personel TNI yang telah melaksanakan TMMD Imbangan ke-129 di Desa Gunung Manik,”ujarnya.
Ia menilai, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 820 meter dan TPT memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan. Masyarakat harus ikut menjaga hasil pembangunan, agar jalan yang telah dibangun tidak kembali rusak akibat minimnya pemeliharaan.
“Pemerintah bisa membangun jalan, tetapi masyarakatlah yang akan menentukan ke mana jalan itu membawa masa depan desa,”katanya.(dri)
The post TNI Bangun Jalan Desa di Pelosok Pegunungan Kuningan appeared first on Ciremai Today.