CIREMAITODAY.COM, KUNINGAN – Sebanyak 200 unit becak listrik tahap pertama disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Kuningan berusia 55 tahun ke atas. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang digagas Prabowo Subianto melalui Yayasan Solidaritas Nasional.
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, H Rokhmat Ardiyan (HRA) mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Prabowo Subianto kepada masyarakat, khususnya kelompok usia lanjut yang masih memiliki kemampuan dan keinginan untuk bekerja secara mandiri.
“Kuota untuk Kuningan tahap pertama 200 unit becak listrik. Ini program kasih sayang Pak Prabowo di seluruh Indonesia melalui Yayasan Solidaritas Nasional,” ujar HRA, Sabtu (5/9).
Menurutnya, program tersebut tidak sekadar memberikan bantuan kendaraan. Tetapi diarahkan agar para penerima tetap produktif, dan mampu memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Becak listrik, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ekonomi. Selain sebagai sarana angkutan penumpang, kendaraan tersebut dapat digunakan untuk usaha seperti berjualan kopi keliling maupun mendukung aktivitas ekonomi di kawasan wisata.
“Tujuannya agar mereka masih bisa berdaya, bekerja, mencari nafkah secara mandiri, sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing. Banyak sekali manfaatnya,” katanya.
Meski demikian, HRA menegaskan bantuan becak listrik tersebut memiliki ketentuan yang harus dipatuhi penerima. Salah satunya, kendaraan yang telah diberikan tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Kuningan diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Pak Prabowo. Tentu terima kasih atas perhatian Presiden yang terus memberikan bantuan untuk Kuningan,” katanya.
Ia menilai, becak listrik tersebut berpotensi dikembangkan sebagai sarana pendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di kawasan-kawasan wisata yang tersebar di Kuningan.
Bupati Dian juga berharap, kuota bantuan yang saat ini berjumlah 200 unit dapat ditambah, sehingga manfaat program tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Kami berharap dari kuota 200 unit ini bisa ada tambahan, sehingga bisa tersalurkan ke semua desa,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani. Ia menyambut baik bantuan becak listrik bagi warga berusia 55 tahun ke atas, karena dinilai dapat membuka ruang bagi mereka untuk tetap produktif dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kami bersyukur warga Kuningan mendapat bantuan becak listrik dengan usia 55 tahun ke atas, sehingga mereka masih bisa memberikan nafkah untuk keluarganya,” katanya.
Ia memastikan, pemerintah daerah bersama dinas terkait akan melakukan pengawasan sekaligus memberikan pendampingan kepada para penerima, agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk pengawasan dan bimbingan di lapangan,” ujarnya.
Dengan adanya pendampingan tersebut, Pemkab Kuningan berharap becak listrik tidak berhenti sebagai bantuan semata, tetapi dapat menjadi sarana produktif yang membantu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat penerima.
The post Prabowo Siapkan 200 Unit Becak Listrik untuk Warga Kuningan appeared first on Ciremai Today.