CIREMAITODAY.COM, CIREBON — Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., meminta kebiasaan membaca terus ditanamkan di tengah masyarakat hingga berkembang menjadi budaya. Menurutnya, budaya literasi menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pesan tersebut disampaikan Imron saat membuka kegiatan lomba literasi yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Selasa (22/9/2026).
“Kami mengapresiasi kegiatan lomba literasi ini. Kalau masyarakat ingin sejahtera, ingin tenang, dan negara ingin maju, rumusnya satu, yaitu masyarakatnya harus pintar,” ujar Imron.
Menurut Imron, membaca tidak cukup dilakukan sesekali. Kebiasaan tersebut perlu dibangun sejak dini agar anak-anak terbiasa mencari pengetahuan melalui buku maupun sumber bacaan lainnya.
“Rasul sendiri mendapatkan Al-Qur’an yang pertama turun itu Iqra, artinya membaca. Jadi kami berharap dengan kegiatan ini membaca menjadi budaya. Dari budaya akan menjadi kebiasaan, sehingga anak-anak kita nanti menjadi pintar,” katanya.
Dikaitkan dengan Indonesia Emas 2045
Imron juga mengaitkan peningkatan budaya membaca dengan cita-cita Indonesia menjadi negara maju pada 2045.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mewujudkan target tersebut. Pengetahuan yang diperoleh melalui membaca diharapkan dapat menjadi bekal masyarakat untuk berkembang.
“Pak Prabowo mencita-citakan tahun 2045 Indonesia menjadi negara maju. Rumusnya harus sering membaca supaya pintar. Dari ilmu itulah kita bisa maju,” ucapnya.
Namun, Imron mengingatkan pengetahuan tidak cukup hanya tersimpan sebagai wawasan. Ilmu yang diperoleh harus mampu memengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang.
“Ilmu harus bisa mengubah pola pikir dan tingkah laku. Ada orang berilmu, tetapi ilmunya hanya sekadar ilmu karena kalah oleh nafsunya,” jelasnya.
Perpustakaan Harus Dibuat Menarik
Imron juga meminta perpustakaan dikembangkan menjadi ruang yang nyaman dan menarik. Menurutnya, perpustakaan tidak seharusnya hanya dipandang sebagai tempat menyimpan atau membaca buku.
Ia mengapresiasi adanya fasilitas pendukung seperti kafe dan warung di lingkungan perpustakaan Kabupaten Cirebon. Fasilitas tersebut dinilai dapat membuat masyarakat lebih nyaman saat berkunjung.
“Ternyata di sini pun ada kafe, ada warung. Jadi orang membaca bisa ke sini, tidak sekadar hanya membaca buku. Inilah yang harus didesain bagaimana orang datang ke sini ada kesenangan, ada kegembiraan, sambil membaca sehingga mendapatkan ilmu,” tuturnya.
Selain anak-anak, Imron mengajak orang tua ikut membangun kebiasaan membaca di rumah. Menurutnya, perilaku orang tua dapat menjadi contoh langsung bagi anak.
“Orang tua pun harus sering membaca, dibiasakan. Nanti anak akan meniru orang tuanya,” ujar Imron.
The post Buka Festival Literasi, Bupati Cirebon Minta Membaca Jadi Budaya appeared first on Ciremai Today.