RSD Gunung Jati Buka Layanan Kanker untuk Ciayumajakuning - ciayumajakuning

Halaman ini telah diakses: Views
Ciremai Today
Tagline: Jendela Informasi Jawa Barat 
RSD Gunung Jati Buka Layanan Kanker untuk Ciayumajakuning
Aug 31st 2026, 21:52 by Tarjoni

CIREMAITODAY.COM, CIREBON — RSD Gunung Jati Kota Cirebon kini memperkuat layanan kanker untuk masyarakat Ciayumajakuning. Layanan ginekologi onkologi dan kanker payudara telah tersedia di rumah sakit tersebut.

Pengembangan layanan itu menjadi salah satu sorotan dalam peringatan HUT ke-105 RSD Gunung Jati, Senin (31/8/2026). Apel peringatan dipimpin langsung Wali Kota Cirebon Effendi Edo.

Mengusung tema “Terus Melayani, Bertransformasi, Bersinergi, untuk Kesehatan yang Lebih Baik”, momentum tersebut menjadi evaluasi perjalanan RSD Gunung Jati selama lebih dari satu abad.

Layanan Kanker Kini Lebih Dekat

Edo mengatakan kehadiran layanan ginekologi onkologi menjadi kabar penting bagi masyarakat. Sebelumnya, pasien kanker organ reproduksi perempuan dari wilayah Ciayumajakuning banyak dirujuk ke luar daerah.

“Ini merupakan satu inovasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Ciayumajakuning. Untuk pelayanan kanker kandungan, di wilayah Ciayumajakuning ini baru RSD Gunung Jati yang memberikan layanan tersebut,” ungkapnya.

Selain kanker kandungan, RSD Gunung Jati juga mengembangkan layanan kanker payudara melalui Poliklinik Rara Jelita.

Layanan tersebut mulai beroperasi pada 10 Agustus 2026. Masyarakat Kota Cirebon dan daerah sekitar kini memiliki akses layanan yang lebih dekat.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini bisa membantu pelayanan masyarakat Kota Cirebon maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan penanganan kanker payudara ataupun kanker kandungan di Rumah Sakit Gunung Jati,” tuturnya.

Wali Kota Tekankan Keselamatan Pasien

Di tengah pengembangan layanan, Effendi mengingatkan jajaran rumah sakit agar tidak cepat puas.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat terus berubah. Rumah sakit harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, ilmu kesehatan, serta tuntutan pelayanan publik.

“Kita ingin pelayanan di rumah sakit ini tidak hanya cepat dan modern, tetapi juga ramah dan manusiawi. Transformasi dan inovasi yang kita lakukan harus selalu bermuara pada satu tujuan, yaitu terwujudnya kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan,” katanya.

Edo juga meminta seluruh unsur rumah sakit bekerja sebagai satu tim. Dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi, petugas kebersihan, keamanan, hingga tenaga pendukung memiliki peran dalam pelayanan.

“Jangan ada ego sektoral, ego profesi, apalagi ego pribadi. Keselamatan dan kepuasan pasien adalah di atas segalanya. RSD Gunung Jati sebagai rumah sakit rujukan utama harus diwujudkan melalui kerja bersama, bukan hanya berhenti pada laporan administratif,” tegasnya.

Disiplin Petugas Jadi Perhatian

Selain keselamatan pasien, kedisiplinan petugas turut menjadi perhatian Wali Kota.

RSD Gunung Jati merupakan fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat selama 24 jam. Karena itu, kehadiran dan ketepatan waktu petugas dinilai berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan.

“Selama jam kedinasan, tugas pelayanan di rumah sakit ini adalah kehormatan dan prioritas utama. Berikanlah teladan yang baik dan jadikan kedisiplinan sebagai bentuk kesadaran nurani kita sebagai abdi negara,” ungkapnya.

Effendi juga meminta manajemen memperbaiki tata kelola administrasi. Salah satunya terkait proses klaim BPJS Kesehatan.

“Saya meminta manajemen untuk membangun ekosistem administrasi yang sehat dan terintegrasi. Kita harus bersama-sama menyelesaikan persoalan-persoalan masa lalu, tetapi jangan sampai menimbulkan persoalan baru,” pesannya.

RSD Gunung Jati Layani Pasien JKN

Direktur Utama RSD Gunung Jati Kota Cirebon, dr. Katibi, mengatakan pengembangan layanan ginekologi onkologi dilatarbelakangi perkembangan ilmu dan kebutuhan masyarakat.

“Perkembangan itu dipicu oleh dua hal. Pertama, pengetahuan, dan kedua, kebutuhan masyarakat. Dua-duanya bertemu dalam pelayanan ginekologi onkologi,” ujar dr. Katibi.

Menurutnya, layanan tersebut melengkapi layanan subspesialis yang telah tersedia di RSD Gunung Jati. Rumah sakit sebelumnya telah memiliki layanan subspesialis fetomaternal.

dr. Katibi mengatakan pasien dari Cirebon dan wilayah sekitarnya selama ini banyak mengakses layanan ginekologi onkologi di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

“Selama ini pelayanan ginekologi onkologi banyak bertumpu di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kita relatif jauh, bisa dua sampai tiga jam ke sana, sementara di sana juga padat karena banyak kebutuhan dan antrean dari berbagai daerah,” jelas dr. Katibi.

Kini, masyarakat memiliki pilihan layanan yang lebih dekat di Kota Cirebon. Layanan ginekologi onkologi juga telah menerima pasien peserta JKN melalui BPJS Kesehatan sejak 10 Agustus 2026.

“Pengembangan layanan tersebut semoga dapat semakin mendekatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan RSD Gunung Jati untuk terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” harapnya.

HUT ke-105 menjadi momentum bagi RSD Gunung Jati untuk memperkuat peran sebagai rumah sakit rujukan. Pengembangan layanan kesehatan berjalan beriringan dengan pembenahan disiplin, administrasi, dan keselamatan pasien.

The post RSD Gunung Jati Buka Layanan Kanker untuk Ciayumajakuning appeared first on Ciremai Today.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url