Mentor Workshop Jelly Creation, Rina Mutia Dewi Foto: Eka Nurjanah/kumparan
Memasak bersama anak tak hanya menjadi cara mengisi waktu berkualitas bersama keluarga, tetapi juga bisa membantu melatih motorik halus, kreativitas, hingga rasa percaya diri si kecil. Namun, agar aktivitas ini tetap aman, orang tua perlu memilih menu dan peralatan yang sesuai dengan usia anak.
Mentor Workshop Jelly Creation, Rina Mutia Dewi, menyarankan orang tua memilih menu yang tidak membutuhkan proses memasak di atas api. Dengan begitu, anak bisa lebih leluasa ikut terlibat tanpa risiko terkena panas.
"Pilihan menu seperti dessert, jelly, atau sandwich bisa menjadi awal yang baik untuk mengajak anak belajar memasak," ujar Rina kepada kumparanMOM, dalam acara Playdate bersama MyJelly di kantor kumparan, Sabtu (11/7).
ilustrasi keluarga dengan satu anak memasak bersama Foto: Shutterstock
Selain memilih menu yang aman, orang tua juga sebaiknya memberikan tugas sederhana yang sesuai dengan kemampuan anak. Misalnya menuang bahan, mengaduk adonan, menyusun topping, atau menghias makanan yang sudah jadi.
Rina juga mengingatkan agar peralatan yang digunakan ramah untuk anak, seperti spatula berbahan silikon atau mangkuk plastik yang tidak mudah pecah. Meski demikian, pendampingan orang tua tetap diperlukan selama seluruh proses memasak berlangsung.
"Anak tetap perlu didampingi agar kegiatan memasak berjalan aman sekaligus menyenangkan," katanya.
Ide Menu Sederhana untuk Masak Bareng Anak
Ilustrasi anak balita memasak atau membuat kue bersama ibu. Foto: Shutterstock
Selain dessert berbahan jelly, masih banyak menu sederhana yang bisa dibuat bersama anak di rumah. Menurut Rina, makanan yang tidak membutuhkan banyak proses memasak atau penggunaan alat tajam menjadi pilihan yang ideal.
Beberapa menu yang bisa dicoba antara lain:
-Sandwich
-Pizza mini menggunakan roti tawar
-Salad buah
-Rice ball
-Kimbab
-Es buah
-Tortilla sayur
Ilustrasi kimbab. Foto: Shutterstock
-Onigiri karakter
-Roti cokelat pisang
-Sate buah
-Salad sayur
Menu-menu tersebut memungkinkan anak berpartisipasi dalam berbagai tahapan, seperti menyusun bahan, membentuk makanan, atau menghias tampilan agar lebih menarik.
Selain membuat aktivitas memasak terasa lebih menyenangkan, cara ini juga dapat menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengenalkan beragam jenis makanan sehat kepada anak sejak dini lho, Moms.