Cuaca akhir-akhir ini memang sedang tak menentu. Bisa jadi dari pagi sampai siang panas terik, sore harinya tiba-tiba hujan.
Ya Moms, cuaca yang berubah-ubah ini sering kali membuat orang tua bertanya-tanya, apakah kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan anak?
Penjelasan Dokter soal Kenapa Anak Jadi Rentan Sakit di Cuaca Tak Menentu
Menurut Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A , perubahan cuaca yang ekstrem memang dapat membuat anak lebih rentan mengalami gangguan kesehatan tertentu.
Ilustrasi anak hujan. Foto: Shutter Stock
Sebab saat cuaca tidak menentu, tubuh anak harus bekerja lebih keras untuk beradaptasi dengan perubahan suhu dan lingkungan yang terjadi dalam waktu singkat.
"Kalau daya tahun tubuhnya lagi turun, virus dan bakteri jadi gampang menyerang," ujar dr. Aisya kepada kumparanMOM, Minggu (31/5).
Meski begitu, menurut dr. Aisya, bukan perubahan cuaca yang secara langsung menyebabkan anak sakit. Namun, proses adaptasi yang terus-menerus dapat membuat tubuh anak menjadi lebih rentan, terutama jika kondisi daya tahan tubuhnya sedang tidak optimal.
Ilustrasi Anak Batuk. Foto: Shutterstock
Akibatnya, anak lebih mudah mengalami berbagai keluhan kesehatan seperti pilek, diare, atau kambuhnya alergi.
"Bukan perubahan cuacanya yang bikin anak jadi sakit ya. Tetapi tubuh anak yang kelelahan beradaptasi dengan perubahan suhu dan juga lingkungannya," sambungnya.
Cara Menjaga Kesehatan Anak saat Cuaca Tak Menentu
Agar daya tahan tubuh anak tetap terjaga di tengah cuaca yang berubah-ubah, orang tua perlu memerhatikan beberapa hal berikut:
1. Pastikan Anak Cukup Tidur
Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Anak yang beristirahat dengan baik cenderung memiliki daya tahan tubuh yang optimal.
2. Cukupi Kebutuhan Cairan
Pastikan anak minum air putih yang cukup setiap hari agar tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik, terutama saat cuaca panas.
3. Berikan Makanan Bergizi Seimbang
Ilustrasi Anak Makan Sayur. Foto: Shutterstock
Asupan nutrisi yang lengkap membantu tubuh anak melawan berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit.
4. Biasakan Cuci Tangan
Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit yang disebabkan oleh kuman dan virus.
5. Mandi Setelah Kehujanan atau Beraktivitas di Luar
Membersihkan tubuh setelah kehujanan atau bermain di luar rumah dapat membantu menjaga kebersihan dan mengurangi paparan kuman yang menempel pada tubuh.
6. Gunakan Pakaian yang Nyaman dan Hangat
Saat cuaca dingin, anak sebaiknya mengenakan pakaian yang nyaman dan cukup hangat agar tubuh tetap merasa nyaman selama beraktivitas.
Ilustrasi Ibu menemani anak sakit. Foto: Shutterstock
Jangan Langsung Panik Jika Anak Batuk atau Pilek Ringan
Selain itu, dr. Aisya juga mengingatkan orang tua untuk tidak langsung panik apabila anak mengalami gejala ringan seperti batuk atau pilek di cuaca tak menentu seperti sekarang ini.
Orang tua dapat memantau kondisi anak terlebih dahulu sambil memastikan kebutuhan istirahat, cairan, dan nutrisinya terpenuhi dengan baik. Namun, jika gejala semakin berat dan berlangsung lama, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.