Ilustrasi anak makan MPASI. Foto: Maples Images/Shuttertsock
Memasuki usia 6 bulan, bayi mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Di fase ini, banyak orang tua mulai mengenalkan berbagai jenis makanan agar si kecil terbiasa dengan beragam rasa dan tekstur.
Namun, tidak semua makanan yang dikonsumsi orang dewasa aman diberikan kepada bayi. Beberapa jenis makanan dan minuman justru perlu dihindari karena dapat meningkatkan risiko infeksi, gangguan pencernaan, hingga mengganggu tumbuh kembang anak.
Dokter spesialis anak, dr. Nitish Adnani, Sp.A, menjelaskan bahwa orang tua perlu memperhatikan keamanan makanan yang diberikan selama masa MPASI.
Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat MPASI
Ilustrasi anak yang diberikan MPASI sesuai usianya. Foto: alice-photo/Shutterstock
Berikut beberapa makanan yang boleh dan tidak boleh berdasarkan rekomendasi dokter spesialis anak, dr. Nitish Adnani, Sp.A
1. Madu
Meski dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, madu tidak boleh diberikan kepada bayi yang berusia di bawah 1 tahun.
"Madu tidak dianjurkan untuk anak usia di bawah 1 tahun karena dapat menyebabkan infeksi botulisme," ujar dr. Nitish pada kumparanMOM, Kamis (28/5).
Botulisme merupakan infeksi serius yang disebabkan oleh racun dari bakteri Clostridium botulinum. Bayi lebih rentan mengalami kondisi ini karena sistem pencernaannya belum berkembang sempurna.
2. Makanan Mentah atau Setengah Matang
Makanan yang belum matang sempurna juga sebaiknya tidak diberikan kepada bayi.
"Untuk makanan yang setengah matang atau mentah tidak dianjurkan karena masih ada risiko infeksi bakteri atau parasit yang cukup tinggi dari makanan-makanan tersebut," jelas dr. Nitish.
Karena itu, pastikan seluruh makanan MPASI dimasak hingga matang untuk mengurangi risiko infeksi.
3. Kurma dalam Jumlah Berlebihan
Kurma termasuk buah yang boleh diberikan kepada bayi. Namun, porsinya tetap perlu diperhatikan karena rasanya cukup manis.
Selain membatasi jumlahnya, Anda juga perlu memastikan tekstur kurma sesuai dengan kemampuan makan bayi ya, Moms.
4. Teh dan Kopi
Minuman berkafein seperti teh dan kopi tidak dianjurkan untuk bayi.
Menurut dr. Nitish, kandungan kafein dapat mengganggu pola tidur bayi sehingga membuatnya lebih rewel. Selain itu, teh dan kopi juga berpotensi menghambat penyerapan zat besi yang penting untuk pertumbuhan.
5. Kacang-kacangan Utuh
Kacang-kacangan sebenarnya boleh dikenalkan sejak dini karena termasuk salah satu makanan yang berpotensi memicu alergi. Namun, bentuk penyajiannya harus disesuaikan dengan usia bayi.
"Kacang-kacangan boleh, tapi teksturnya mesti dipastikan sesuai dengan kemampuan bayi. Kacang-kacangan ini juga bagus untuk memperkenalkan makanan yang potensi alergenik kepada bayi sejak usia dini," ujar dr. Nitish.
Sebaiknya kacang diberikan dalam bentuk yang sudah dihaluskan atau dicampurkan ke dalam makanan lain untuk mengurangi risiko tersedak.
6. Makanan Pedas
Makanan pedas juga sebaiknya tidak diberikan kepada bayi yang baru memulai MPASI.
Meski bayi perlu dikenalkan dengan berbagai rasa, makanan dengan bumbu yang terlalu kuat sebaiknya ditunda hingga sistem pencernaannya lebih matang. Dengan begitu, proses MPASI bisa berjalan lebih nyaman dan aman bagi si kecil, Moms.