Gubenur Lemhanas Ace Hasan Syadzily saat mendatangi KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026). Foto: Rayyan/Kumparan
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily mendatangi kantor KPK di Jakarta Selatan, Kamis (23/4). Ada serombongan orang yang dibawa oleh Ace.
Dia menyebut bahwa rombongan itu adalah peserta pendidikan calon pimpinan nasional yang di antaranya untuk belajar ke KPK memperkuat pemahaman soal integritas dan antikorupsi.
Ace mengatakan, kunjungan tersebut diikuti 110 peserta Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) angkatan ke-69.
“Jadi kami hari ini melakukan kunjungan Lemhannas Republik Indonesia ke kantor KPK, bersama dengan para peserta pendidikan penyiapan dan pemantapan pimpinan nasional atau P4N angkatan ke-69, yang sebanyak 110 peserta yang mereka pada umumnya adalah calon-calon perwira tinggi di TNI maupun Polri, dari ASN juga, dari masyarakat sipil yang mengikuti proses pendidikan di Lemhannas,” ujar Ace kepada wartawan di Gedung KPK, Kamis (23/4).
Ia menjelaskan, materi antikorupsi menjadi bagian penting dalam kurikulum Lemhannas untuk mencetak calon pemimpin berintegritas.
“Kami tentu memiliki target dari proses pendidikan ini bukan hanya sekadar memahami tentang situasi geopolitik, konsesus kebangsaan, tetapi juga mampu mencetak para calon pimpinan nasional yang memiliki integritas dan antikorupsi,” katanya.
Gubenur Lemhanas Ace Hasan Syadzily saat mendatangi KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026). Foto: Rayyan/Kumparan
Ace menambahkan, kunjungan ke KPK menjadi bagian dari proses pembelajaran langsung di lapangan.
“Dan hari ini, hari yang kedua dari proses pendidikan yang dilakukan oleh Lemhannas, setelah yang proses penyusunan kurikulumnya diserahkan kepada KPK. Satu hari kemarin, para peserta materi diberikan oleh Lemhannas, dan hari ini para peserta berkunjung ke KPK, dan tentu ini adalah bagian dari para peserta bisa melihat bagaimana proses bekerjanya para pendekar-pendekar antikorupsi di lembaganya, termasuk juga melihat Rupbasan, barang rampasan-rampasan, dan juga tadi juga dijelaskan tentang bagaimana proses pendidikan, penyelidikan, dan lain-lain di KPK ini,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan ini memperkuat komitmen antikorupsi para peserta saat nanti menjabat.
“Tentu kita harapkan dengan adanya kunjungan ini akan semakin memperkokoh integritas para calon pimpinan nasional yang sedang belajar di Lemhannas Republik Indonesia, sehingga komitmen Lemhannas untuk mencetak para pemimpin bukan saja mereka memiliki pengetahuan, wawasan, tetapi juga integritas untuk melawan korupsi juga tercermin dari perilaku dan tindakan mereka pada saat nanti mereka lulus dan menduduki jabatan-jabatan strategis pada posisi pemerintahan maupun pada jabatan-jabatan yang lain,” jelasnya.
Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa dan Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana. Cahya pun mengapresiasi kolaborasi dari Lemhannas tersebut.
“Kami dari KPK mengucapkan banyak terima kasih kepada Lemhannas dalam hal ini Gubernur Lemhannas, Kemudian Sekretaris Lemhannas, para Deputi, semua yang telah berkenan berkunjung kepada KPK di sini,” ujar Cahya.
“Dan yang lebih penting lagi adalah telah juga dilibatkan KPK di dalam program pendidikannya khususnya dari P4N yang ada ini. Harapannya nanti ke depan juga bisa berlangsung terus P3N mau melangkah-langkah-langkah lainnya,” tambah dia.