Sering Dilakukan Ibu Saat Ramadan, Apakah Mencicipi Masakan Membatalkan Puasa? - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Sering Dilakukan Ibu Saat Ramadan, Apakah Mencicipi Masakan Membatalkan Puasa?
Mar 2nd 2026, 16:30 by kumparanMOM

Ilustrasi masak buat sahur dan berbuka puasa. Foto: Shutterstock
Ilustrasi masak buat sahur dan berbuka puasa. Foto: Shutterstock

Setiap bulan Ramadan, tak sedikit orang yang masih bingung soal hukum mencicipi masakan saat puasa. Terutama para ibu yang sedang menyiapkan menu berbuka. Muncul rasa khawatir takut puasanya batal hanya karena ingin memastikan rasa masakan sudah pas.

Menurut Ustazah sekaligus Dosen di UIN Jakarta, Dr. Hj. Mauidlotun Nisa', Lc., S.Pd.I., M.Hum, hukum mencicipi masakan saat berpuasa adalah mubah atau boleh, selama ada kebutuhan yang jelas. Kebutuhan yang dimaksud misalnya untuk memastikan rasa masakan sudah sesuai, terutama bagi juru masak atau ibu yang tengah menyiapkan hidangan berbuka.

Namun, hukum tersebut dapat berubah menjadi makruh apabila mencicipi dilakukan tanpa kebutuhan mendesak, misalnya hanya sekadar iseng.

Ilustrasi ibu memasak. Foto: aslysun/Shutterstock
Ilustrasi ibu memasak. Foto: aslysun/Shutterstock

"Namun, jika dengan tujuan iseng tidak ada kebutuhan urgen maka hukumnya makruh. Mencicipi masakan bisa dibilang suatu kewajiban untuk mengetahui apakah masakannya sudah enak atau belum. Mencicipi rasa makanan saat puasa pada dasarnya tidak termasuk bagian dari sesuatu yang membatalkan puasa," tegasnya saat dihubungi kumparanMOM, Rabu (25/2).

Secara prinsip, mencicipi tidak sama dengan menelan makanan. Mencicipi hanya sebatas meletakkan makanan di ujung lidah untuk mengetahui rasa, tanpa sampai melewati kerongkongan dan masuk ke lambung. Karena tidak tertelan, para ulama pada umumnya berpendapat bahwa hal tersebut tidak membatalkan puasa. Puasa tetap sah selama makanan tidak masuk ke dalam perut.

Tips Aman Mencicipi Masakan saat Puasa

Ilustrasi memasak Foto: Just Life/Shutterstock
Ilustrasi memasak Foto: Just Life/Shutterstock

Untuk menghindari keraguan, ada beberapa tips praktis yang bisa diterapkan. Pertama, ukur bumbu seperti garam, gula, penyedap, dan tingkat kepedasan dengan takaran yang tepat sejak awal. Mengingat masakan Indonesia kaya akan rempah dan cita rasa, ketelitian dalam menakar sangat membantu meminimalkan kebutuhan untuk mencicipi berulang kali.

Jika tetap perlu mencicipi, sebaiknya segera keluarkan kembali makanan tersebut dan berkumur secukupnya. Hindari berkumur berlebihan agar air tidak sampai tertelan.

"Jangan sampai justru air kumur yang berlebihan yang masuk ke kerongkongan dan bisa membatalkan puasa. Intinya, hukum Mencicipi Makanan saat Puasa tidak membatalkannya selama tidak tertelan. Hanya saja, hukumnya makruh jika memang tidak ada kebutuhan sebagai bentuk kehati hatian," pungkas Ustazah Nisa.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url