Komisi X Dukung Pembatalan Sekolah Daring: Kualitas Interaksi Tak Tergantikan - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Komisi X Dukung Pembatalan Sekolah Daring: Kualitas Interaksi Tak Tergantikan
Mar 27th 2026, 17:51 by kumparanNEWS

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian ditemui usai diskusi bertajuk Smart Journalism di kawasan Jakarta Barat, Minggu (15/3/2026). Foto: Amira Nada/kumparan
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian ditemui usai diskusi bertajuk Smart Journalism di kawasan Jakarta Barat, Minggu (15/3/2026). Foto: Amira Nada/kumparan

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mendukung keputusan pemerintah yang membatalkan rencana sekolah daring untuk mengantisipasi krisis global.

"DPR RI mengapresiasi langkah Pemerintah yang menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi tidak akan mengganggu proses pembelajaran dan tetap mengedepankan tatap muka," ucap Hetifah dalam keterangannya, dikutip Jumat (27/3).

Hetifah menilai, pembelajaran tatap muka harus terus menjadi prioritas. Menurutnya, pembelajaran tatap muka lebih efektif.

"Selain lebih efektif, pendekatan ini juga penting untuk menjaga kualitas interaksi, termasuk kegiatan praktikum yang tidak dapat tergantikan," ucap Hetifah.

"Dengan sistem zonasi yang telah berjalan, mayoritas siswa bersekolah relatif dekat dari rumah, sehingga dampak terhadap konsumsi energi, khususnya dari transportasi, tidak signifikan," tambahnya.

Hetifah memandang pembelajaran daring memiliki sejumlah tantangan, termasuk learning loss.

"Belajar dari rumah memiliki sejumlah tantangan yang perlu diwaspadai jika diterapkan secara luas, mulai dari risiko penurunan capaian belajar (learning loss), keterbatasan interaksi guru dan siswa, hingga potensi meningkatnya kesenjangan akses akibat perbedaan fasilitas dan pendampingan di rumah," tutur Hetifah.

"Selain itu, aspek sosial-emosional anak juga terdampak karena berkurangnya ruang interaksi dan pembentukan karakter," tambahnya.

Walau begitu, Hetifah menilai pembelajaran jarak jauh tetap bisa digunakan dalam keadaan tertentu.

"Seperti saat terjadi bencana alam, gangguan akses sementara, atau di wilayah terpencil dengan keterbatasan tenaga pendidik. Dalam situasi tersebut, PJJ menjadi solusi adaptif agar proses belajar tetap berlangsung," ucapnya.

Ia pun mengimbau pemerintah daerah untuk tidak ragu melanjutkan pembelajaran tatap muka pasca libur lebaran Idul Fitri 1447 H.

"Sembari terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat dukungan bagi guru, serta memastikan lingkungan belajar yang aman dan kondusif," tandasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url