Brand fashion lokal Oemah Etnik (OE) merilis koleksi spesial untuk Hari Raya 2026. Tak hanya hadir dengan siluet timeless dan elegan, koleksi Raya ini juga dilingkupi makna mendalam yang mengingatkan kita akan diri sendiri sebagai manusia.
Bertajuk Layers of Human, tema koleksi ini terinspirasi dari lapisan-lapisan dalam diri manusia; bahwa manusia terdiri dari ragam lapisan yang saling bertaut membentuk jiwa. Founder dan CEO OE Rizki Triana menjelaskan, Raya 2026 hadir dengan pola atau pattern dengan cerita tersendiri yang merepresentasikan "lapisan" manusia tersebut.
"OE selalu berusaha menyampaikan setiap pesan kemanusiaan di setiap koleksinya. Kita pengin membuat pattern yang benar-benar ada filosofinya, yang membuat di pemakai merasa dia punya value. Contohnya, pada kain tenun di koleksi ini, setiap garis kita ibaratkan sebagai satu lapisan yang membuat dia menjadi seseoran," terang Kiki, sapaan akrabnya, ketika diwawancarai kumparanWOMAN.
CEO dan Founder OE Rizki Triana di JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Jumat (27/2/2026). Foto: OE
Lapisan yang dimaksud oleh OE adalah citra diri yang ditampilkan keluar serta sisi dalam yang terkandung dalam raga. Di luar, seseorang mungkin terlihat sebagai sosok yang periang dan selalu bahagia. Namun, di dalamnya, ada sisi penuh keraguan, kecemasan, dan kekhawatiran.
"Itu semua wajar, karena itulah yang membuat kita menjadi seorang manusia yang utuh. Kita mencoba menerima itu dan menyelami setiap lapisan dalam diri kita," imbuh Kiki saat ditemui di acara Iftar dan Gathering NgabOEburit di JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Jumat (27/2) lalu.
Itulah mengapa, untuk menyambut peluncuran koleksi Raya 2026 ini, OE menggelar acara buka puasa bersama yang berfokus pada emotional wellness. Media dan tamu undangan diajak untuk melakukan journaling bersama Mestakula, yang berfokus pada mengenal diri sendiri dari luar dan dalam—sejalan dengan tema koleksi Raya OE.
Detail koleksi Raya 2026 OE
Koleksi Raya 2026 Oemah Etnik (OE). Foto: OE
Kiki menjelaskan, untuk koleksi Raya ini, OE menggunakan kain tenun Jepara dan batik Pekalongan. Kain-kain ini diolah ke dalam berbagai siluet khas OE yang lembut dan elegan, seperti tunik kerah tinggi, outer, dress, rok asimetris, sampai celana longgar. Tak hanya itu, OE juga menghadirkan aksesori seperti scarf dan ikat pinggang obi bermotif senada.
OE juga menghadirkan deretan pakaian berbahan jacquard yang berstruktur dan mengilap. Jacquard yang berkesan mewah dan anggun ini diimajinasikan ke dalam tunik, rok asimetris, sleeveless top, hingga outer.
Koleksi Raya 2026 Oemah Etnik (OE). Foto: OE
Palet warna untuk koleksi ini cenderung lembut dan tenang, seperti soft pink, hijau olive, dan putih gading. Kiki mengatakan, pemilihan warna ini disesuaikan dengan nuansa pagi lebaran yang tenang, khidmat, dan penuh kekeluargaan. Di koleksi Raya 2026, OE juga menghadirkan pakaian laki-laki dan anak.
"Kenapa warna lembut? Kita terbayangnya itu kalau hari Raya pakai baju samaan, kita mau harmoni. Kalau pakai warna soft, saat seragaman, suasananya jadi indah. Jadi, kita merasa saat Raya, saat mau berangkat salat Id, maunya zen dan indah—dan warna soft paling bisa mencerminkan momen itu," tutup Kiki.
Koleksi Raya 2026 Oemah Etnik (OE). Foto: OE
Pakaian dalam koleksi ini bisa dibeli di flagship store hingga situs resmi OE mulai dari harga Rp 369 ribu—Rp 1,2 juta. Kamu tertarik, Ladies?