Daftar Rating Makanan untuk Ibu Hamil, Mana yang Baik dan Perlu Dibatasi - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Daftar Rating Makanan untuk Ibu Hamil, Mana yang Baik dan Perlu Dibatasi
Mar 12th 2026, 12:22 by kumparanMOM

Ibu hamil makan. Foto: Makistock/Shutterstock
Ibu hamil makan. Foto: Makistock/Shutterstock

Selama masa kehamilan, banyak ibu yang menjadi lebih berhati-hati dalam memilih makanan. Tidak sedikit pula yang bingung menentukan mana makanan yang aman dikonsumsi, mana yang sebaiknya dibatasi, bahkan dihindari sama sekali.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, memberikan gambaran sederhana melalui rating beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari. Penilaian ini bertujuan membantu ibu hamil memahami makanan mana yang baik untuk tubuh, mana yang masih boleh dikonsumsi dengan catatan, serta mana yang sebaiknya tidak terlalu sering dimakan selama masa kehamilan.

Berikut poin-poin rating makanan untuk ibu hamil:

Rating ini dari 0-10

-Mie instan – Rating 0

Ilustrasi Mie Instan. Foto: Habs Photography/Shutterstock
Ilustrasi Mie Instan. Foto: Habs Photography/Shutterstock

Mie instan dinilai kurang penting untuk dikonsumsi ibu hamil karena nilai gizinya sangat minim. Sebab, makanan ini umumnya tinggi garam dan pengawet, tetapi rendah vitamin serta mineral yang dibutuhkan selama kehamilan.

-Makanan pedas – Rating 7

Ilustrasi makan makanan pedas.  Foto: Shutterstock
Ilustrasi makan makanan pedas. Foto: Shutterstock

Ibu hamil masih boleh mengonsumsi makanan pedas selama tidak berlebihan. Namun, makanan pedas bisa memicu gangguan pencernaan seperti sakit perut.

"Tujuh boleh, tapi hati-hati diare," ucap dr. Dinda kepada kumparanMOM, Selasa (3/3).

-Sushi atau sashimi – Rating 1

Scary Sushi Sashimi. Foto: Toshiko/kumparan
Scary Sushi Sashimi. Foto: Toshiko/kumparan

Sushi atau sashimi mendapat nilai rendah karena sering disajikan dengan ikan mentah. Jika kebersihan dan kualitas bahan tidak terjamin, makanan ini berisiko mengandung bakteri atau parasit yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.

-Telur setengah matang – Rating 1

Telur yang tidak dimasak hingga matang sempurna berpotensi mengandung bakteri seperti salmonella. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan mengonsumsi telur yang dimasak hingga matang untuk mengurangi risiko infeksi.

-Mayonnaise – Rating 7

salad mayonnaise Foto: Shutterstock
salad mayonnaise Foto: Shutterstock

Mayonnaise masih boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, tetapi perlu memastikan bahwa produk tersebut dibuat dari telur yang sudah dipasteurisasi atau matang.

-Seafood (kerang dan kepiting) – Rating 8–9

Seafood sebenarnya merupakan sumber protein yang baik. Namun, beberapa jenis seafood seperti kerang atau kepiting berpotensi mengandung merkuri jika dikonsumsi terlalu sering.

"Tapi jangan terlalu sering, takutnya merkurinya tinggi," ujarnya.

-Daging grill atau barbeque – Rating 9

Ibu hamil makan sup jagung. Foto: Ground Picture/Shutterstock
Ibu hamil makan sup jagung. Foto: Ground Picture/Shutterstock

Daging merupakan sumber zat besi yang sangat penting bagi ibu hamil untuk membantu mencegah anemia. Meski begitu, daging harus dimasak hingga benar-benar matang untuk memastikan tidak ada bakteri yang tersisa.

-Keju – Rating 8

Keju merupakan sumber kalsium yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tulang ibu sekaligus mendukung perkembangan tulang dan gigi janin.

-Nanas – Rating 8

Ilustrasi buah nanas. Foto: Shutterstock
Ilustrasi buah nanas. Foto: Shutterstock

Buah nanas memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi dan baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

-Durian – Rating 4

Durian sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang, tetapi sebaiknya dibatasi. Hal ini karena durian mengandung gula dan kalori yang cukup tinggi sehingga jika dikonsumsi berlebihan dapat memengaruhi kadar gula darah ibu hamil.

Ilustrasi ibu hamil makan buah durian. Foto: GOLFX/Shutterstock
Ilustrasi ibu hamil makan buah durian. Foto: GOLFX/Shutterstock

-Frozen food Rating 2

Frozen food termasuk makanan olahan yang biasanya mengandung garam, pengawet, serta bahan tambahan lainnya. Karena kandungan gizinya tidak seimbang, makanan ini sebaiknya tidak terlalu sering dikonsumsi selama kehamilan.

-Salad – Rating 10

Salad mendapat nilai tertinggi karena kaya vitamin, mineral, dan serat yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Namun, penting untuk memastikan sayuran yang digunakan dicuci dengan bersih agar terhindar dari kuman atau pestisida.

"Salad itu sepuluh, asalkan harus dicuci dengan bersih," pungkas dr. Dinda.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url