Stretch mark saat hamil. Foto: baipooh/Shutterstock
Stretch mark adalah hal yang umum terjadi selama kehamilan. Ya Moms saat perut membesar, kulit akan meregang dengan cepat untuk mengikuti pertumbuhan janin sehingga akan muncul guratan-guratan di area kulit.
Selama kehamilan, stretch mark paling sering muncul di area perut, paha, payudara, dan pinggul. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut striae. Meski tidak berbahaya, stretch mark bisa dirawat sesuai dengan jenis dan fasenya. Yuk, kenali macam-macam warna stretch mark!
Perbedaan Stretch Mark Merah dan Putih
Ilustrasi kulit stretch mark. Foto: Shutter Stock
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Matahari Arsy, Sp.KK, menjelaskan bahwa stretch mark secara medis terbagi menjadi dua jenis, yaitu striae rubra dan striae alba.
1. Striae Rubra (Merah)
Ini adalah stretch mark yang baru muncul. Warnanya tampak kemerahan hingga keunguan karena masih terdapat proses peradangan dan pembuluh darah yang aktif di lapisan kulit.
Ciri-ciri:
Warna merah, pink, atau ungu
Kadang terasa gatal
Umumnya lebih mudah memudar dengan perawatan
2. Striae Alba (Putih)
Ini merupakan stretch mark yang sudah lama muncul dan memasuki fase lanjut. Warnanya memucat karena proses peradangan telah mereda dan jaringan kulit mengalami perubahan.
Ciri-ciri:
Warna putih atau lebih terang dari warna kulit (pada beberapa orang bisa tampak lebih gelap)
Tekstur cenderung lebih tipis atau sedikit cekung
Perlu waktu lebih lama untuk terlihat memudar
stretch mark ibu hamil Foto: Shutterstock
Perawatan yang Bisa Dilakukan
Menurut dr. Matahari, stretch mark memang tidak dapat hilang sepenuhnya, tetapi dapat tampak lebih samar dengan perawatan yang tepat.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
Menggunakan pelembap secara rutin untuk menjaga elastisitas kulit
Konsultasi ke dokter untuk tindakan seperti terapi laser atau prosedur regeneratif (Secretome atau salmon DNA) sesuai indikasi medis
Menerapkan pola hidup sehat dan asupan gizi seimbang untuk mendukung kesehatan kulit
Terkait konsumsi kolagen, asupan makanan bergizi yang cukup protein dan nutrisi pendukung pembentukan kolagen dapat membantu menjaga kesehatan kulit secara umum.
"Perubahan berupa pemudaran warna atau perbaikan tekstur biasanya mulai terlihat setelah 1–2 bulan dengan perawatan yang konsisten," ujar dr. Matahari kepada kumparanMOM, beberapa waktu lalu.
Meski demikian, prosesnya tidak instan dan hasil dapat berbeda pada setiap orang.
Yang tak kalah penting, tetap sayangi tubuh sendiri ya, Moms. Setiap guratan adalah bagian dari perjalanan berharga saat tubuh beradaptasi dan bertumbuh bersama si kecil.