Mata Anak Belekan setelah Batuk dan Demam Tinggi, Apakah Tanda Bahaya? - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Mata Anak Belekan setelah Batuk dan Demam Tinggi, Apakah Tanda Bahaya?
Feb 5th 2026, 14:00 by kumparanMOM

Ilustrasi bayi sakit mata. Foto: Shutterstock
Ilustrasi bayi sakit mata. Foto: Shutterstock

Moms, saat musim hujan si kecil lebih mudah jatuh sakit. Batuk, pilek, dan demam tinggi menjadi keluhan yang sering muncul pada balita karena daya tahan tubuh mereka masih berkembang. Namun saat kondisi anak mulai tampak membaik, muncul kondisi lain yang tak kalah membuat orang tua cemas, yaitu mata yang menjadi belekan.

Seperti yang dialami balita yang diunggah di akun Instagram @irohhelviah, terlihat si kecil mengalami belekan di kedua matanya sampai tidak bisa dibuka.

Tapi kenapa bisa setelah demam tinggi, batuk dan pilek, mata anak jadi belekan sampai tidak bisa dibuka? Apakah ini wajar atau tanda bahaya?

Penjelasan Dokter Tentang Belekan di Mata Anak

Belekan pada anak setelah mengalami batuk, pilek, dan demam tinggi cukup sering terjadi. Kondisi ini berkaitan dengan peradangan di area hidung dan saluran pernapasan atas.

"Saat ada peradangan di hidung, saluran air mata bisa ikut terpengaruh karena berada pada jalur yang saling terhubung. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan mata anak menjadi belekan," jelas dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K), kepada kumparanMOM, Rabu (4/2).

Sehingga wajar jika setelah batuk dan pilek muncul belekan di mata anak, ya, Moms.

Peradangan tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi virus yang sama dengan penyebab batuk dan pilek, seperti rhinovirus, adenovirus, coronavirus, dan RSV.

Karena itu, belekan sering muncul bersamaan atau setelah gejala flu mulai mereda. Pada kondisi ini, belekan biasanya berwarna bening hingga putih dan akan membaik seiring pemulihan anak.

Namun, Anda perlu lebih waspada jika belekan berwarna kuning kehijauan, karena bisa menjadi tanda infeksi bakteri. Dalam kondisi ini, anak mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Penanganan utama yang perlu dilakukan orang tua jika anak mengalami hal serupa:

1. Obati sumber penyakit seperti batuk dan pilek

2. Rutin membersihkan hidung

3. Menggunakan obat sistemik seperti tetes mata

"Namun bila sudah terjadi komplikasi maka harus berkonsultasi dengan dokter anak dan dokter mata," pesan dr. Reza.

Dengan memahami penyebabnya, Anda bisa lebih tenang dan sigap merawat si kecil selama musim hujan, Moms.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url