Ikan Segar vs Ikan Beku, Mana yang Lebih Bergizi untuk Anak? - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ikan Segar vs Ikan Beku, Mana yang Lebih Bergizi untuk Anak?
Feb 7th 2026, 18:23 by kumparanMOM

Ilustrasi ikan di dalam kulkas. Foto: New Africa/Shutterstock
Ilustrasi ikan di dalam kulkas. Foto: New Africa/Shutterstock

Pemenuhan gizi tidak bisa dilepaskan dari asupan protein hewani yang berkualitas, salah satunya dari ikan. Namun, masih banyak orang tua yang ragu memberikan ikan, terutama ikan beku atau ikan impor, karena khawatir kandungan gizinya berkurang.

Lantas, apakah proses pembekuan benar-benar membuat nutrisi ikan hilang? Atau justru ikan beku aman dan tetap bergizi untuk anak? Simak penjelasan ahlinya berikut ini.

Nilai Gizi Ikan Beku dan Ikan Asli

Ilustrasi tulang ikan bandeng. Foto: Shutterstock
Ilustrasi tulang ikan bandeng. Foto: Shutterstock

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Prof. Mala Nurilmala, menjelaskan bahwa ikan, termasuk ikan beku, tetap memiliki nilai gizi yang sangat baik untuk anak.

"Nutrisi ikan tidak hilang karena pembekuan. Justru pembekuan merupakan cara untuk menjaga kesegaran dan keamanan ikan. Di negara produsen, rantai dingin diterapkan sangat ketat, mulai dari panen hingga distribusi," ujar Prof. Mala kepada kumparanMOM, Kamis (5/2).

Ia menambahkan, ikan justru dapat mengalami penurunan kualitas apabila tidak dibekukan atau tidak disimpan pada suhu dingin yang sesuai. Oleh karena itu, ikan beku bisa menjadi pilihan yang aman sekaligus praktis bagi keluarga.

Terkait jenis ikan, Prof. Mala menekankan bahwa patokannya bukan ikan mahal atau jenis tertentu, melainkan ikan yang berlemak.

Ya Moms, sarden, ikan kembung, salmon, hingga berbagai jenis ikan lokal lainnya sama-sama kaya akan asam lemak omega-3 yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf anak.

"Bukan soal jenis ikan atau seberapa banyak yang dikonsumsi, tetapi yang perlu didorong adalah kebiasaan makan ikan karena manfaatnya sangat besar, termasuk untuk membantu mencegah stunting," jelasnya.

Dari sisi pengolahan, metode kukus (steam) menjadi pilihan yang disarankan karena menggunakan suhu yang tidak terlalu tinggi dan tanpa tambahan minyak, sehingga kandungan gizinya lebih terjaga.

Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi secara rutin, ikan dapat menjadi investasi gizi jangka panjang untuk mendukung kesehatan dan kecerdasan anak.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url