Eddy Porwanto Ditunjuk Jadi Plt CEO INA, Gantikan Ridha Wirakusumah - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Eddy Porwanto Ditunjuk Jadi Plt CEO INA, Gantikan Ridha Wirakusumah
Feb 25th 2026, 14:08 by kumparanBISNIS

Plt CEO INA Eddy Porwanto. Foto: Dok. ina
Plt CEO INA Eddy Porwanto. Foto: Dok. ina

Indonesia Investment Authority (INA) mengumumkan Ridha Wirakusumah telah menyelesaikan masa jabatan sebagai Chief Executive Officer (CEO) per 15 Februari 2026. Ridha telah menjabat sebagai pimpinan tertinggi Sovereign Wealth Fund (SWF) itu sejak 5 tahun lalu.

Dewan Pengawas telah menunjuk Chief Financial Officer (CFO) INA Eddy Porwanto sebagai Pelaksana Tugas atau Plt CEO INA efektif mulai 16 Februari 2026, sembari menyelesaikan proses transisi kepemimpinan.

Eddy Porwanto merupakan salah satu profesional keuangan di Indonesia yang berpengalaman lebih dari 30 tahun dalam restrukturisasi perusahaan dan investasi. Sejak awal berdirinya INA, Eddy menjabat sebagai CFO dan berperan dalam membangun tata kelola keuangan, serta fondasi operasional institusi.

INA mengapresiasi kinerja Ridha Wirakusumah atas kepemimpinan visioner yang telah membentuk fondasi kuat selama lima tahun pertama dan memastikan keberlanjutan INA.

Dirut Lembaga Pengelola Investasi, Ridha Wirakusumah. Foto: Dok. Istimewa
Dirut Lembaga Pengelola Investasi, Ridha Wirakusumah. Foto: Dok. Istimewa

"Sejak awal, kami membangun sebuah institusi yang dirancang untuk memberikan nilai jangka panjang bagi Indonesia. Kami menjaga keseimbangan antara disiplin komersial dan dampak nasional. Saya berkomitmen untuk melanjutkan hal tersebut dengan fokus yang konsisten bersama tim dan para mitra," ujar Eddy.

Eddy memastikan INA tetap berkomitmen menjalankan mandatnya dengan memobilisasi modal untuk menghasilkan dampak bagi pembangunan nasional dan mendukung prioritas strategis Indonesia.

INA didirikan pada Desember 2020 sebagai lembaga sui generis, yakni entitas hukum yang bersifat unik dan beroperasi secara independen dari birokrasi pemerintahan, namun tetap akuntabel kepada negara.

Aset kelolaan atau assets under management (AUM) INA tercatat meningkat dari USD 5 miliar menjadi sekitar USD 10 miliar, dengan lebih dari USD 4,5 miliar diinvestasikan bersama mitra co-investment global di berbagai sektor prioritas meliputi jalan tol, pelabuhan, infrastruktur digital, layanan kesehatan, hingga energi hijau.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url