Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur BI Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu dalam Konferensi Pers KSSK di Kantor Kemenkeu, Selasa (27/1/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan hingga kuartal IV 2025 tetap terjaga berkat koordinasi dan sinergi kebijakan pemerintah. Kondisi tersebut berdasarkan hasil pertemuan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
"Hasil asesmen Komite Stabilitas Sistem Keuangan menunjukkan bahwa kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan selama Triwulan IV tahun 2025 berada dalam kondisi terjaga. Hal ini didukung oleh koordinasi dan sinergi kebijakan antar-otoritas," ujar Purbaya dalam konferensi pers KSSK di Gedung Djuanda I Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).
Purbaya menjelaskan, memasuki bulan Januari 2026, kolaborasi pasar keuangan global sempat meningkat negara terutama disebabkan oleh ketegangan perdagangan dan geopolitik.
"Berdasarkan perkembangan tersebut, KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK, dan Ketua Dewan Komisioner LPS akan terus mencermati dan melakukan assessment forward looking terhadap kondisi perekonomian dan sektor keuangan di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut," jelas Purbaya.
Selain itu, Purbaya menyatakan KSSK juga akan memperkuat langkah mitigasi risiko secara terkoordinasi, baik di antara lembaga anggota KSSK maupun bersama kementerian dan lembaga terkait lainnya.
"Hal ini berdasarkan rapat berkala KSSK pertama tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 23 Januari 2026," sebut Purbaya.