Benarkah Makan Biji Pepaya Bisa Menurunkan Kesuburan? Ini Penjelasan Dokter - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Benarkah Makan Biji Pepaya Bisa Menurunkan Kesuburan? Ini Penjelasan Dokter
Jan 7th 2026, 11:00 by kumparanMOM

Ilustrasi pepaya dan bijinya. Foto: Shutterstock
Ilustrasi pepaya dan bijinya. Foto: Shutterstock

Belakangan beredar klaim bahwa konsumsi biji pepaya dapat menurunkan hormon kesuburan dan bahkan berfungsi sebagai alat kontrasepsi alami.

Ya, Moms, klaim ini ramai diperbincangkan di media sosial dan membuat sebagian pasangan bertanya-tanya apakah biji pepaya benar-benar bisa mencegah kehamilan. Lantas, apakah informasi tersebut benar secara medis, atau hanya sekadar mitos?

Penjelasan Dokter soal Biji Pepaya dan Kesuburan

Alat Uji Kehamilan atau Testpack dengan Hasil Negatif. Foto: Shutter Stock
Alat Uji Kehamilan atau Testpack dengan Hasil Negatif. Foto: Shutter Stock

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Andrew Yurius Christian, SpOG, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa pepaya ataupun biji pepaya dapat menghambat ovulasi pada perempuan atau merusak kualitas sperma pada laki-laki.

Dengan kata lain, klaim bahwa biji pepaya bisa dijadikan alat kontrasepsi belum memiliki dasar medis yang kuat, Moms.

"Jadi ini masih mitos, ya. Untuk kontrasepsi, tetap gunakan metode KB yang sudah terbukti secara medis," jelas dr. Andrew kepada kumparanMOM, Selasa (6/1).

Terkait pasangan yang mengaku berhasil menunda kehamilan tanpa KB medis, dr. Andrew menjelaskan kemungkinan besar mereka menerapkan KB alami dengan metode kalender.

Metode kalender dilakukan dengan menghitung masa subur dan menghindari hubungan seksual pada periode tersebut. Namun, metode ini memiliki tingkat keberhasilan yang jauh lebih rendah dibandingkan KB medis, Moms.

Tingkat Kegagalan KB Alami Metode Kalender

Ilustrasi Test Pack Tunjukkan Hasil Positif Hamil. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Test Pack Tunjukkan Hasil Positif Hamil. Foto: Shutterstock

Beberapa hal yang perlu dipahami orang tua dan pasangan tentang KB kalender:

  1. Tingkat kegagalan metode kalender pada tahun pertama bisa mencapai 19–20%

  2. Setelah digunakan lebih lama dan perhitungan semakin akurat, angka kegagalan dapat menurun hingga sekitar 4% pada tahun-tahun berikutnya

Sehingga, untuk menjaga kehamilan sebaiknya dikonsultasikan ke dokter kandungan ya, Moms. Supaya lebih akurat dan mantap menentukan KB apa yang cocok untuk diri sendiri.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url