Kondisi daerah terdampak banjir dan longsor di Aceh. Dok istimewa
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, Kamis (4/11), mengunjungi daerah Meunasah Lhok di Kabupaten Pidie Jaya. Meunasah Lhok adalah salah satu wilayah yang paling terdampak berat dalam bencana yang melanda beberapa daerah di Pulau Sumatera.
Di Meunasah Lhok, aliran air sungai masuk ke kampung-kampung karena sungai mengalami pendangkalan. Lumpur mengendap di sungai, cekungan tertutup lumpur hingga rata, sehingga air meluber ke permukiman warga. "Menciptakan sungai-sungai baru, dan air membanjiri jalan depan rumah warga," kata Nezar, Kamis 4 Desember 2025.
Untuk memulihkan sungai, kata Nezar, diperlukan upaya menggali bekas endapan lumpur yang panjangnya kurang lebih sekitar satu kilometer agar sungai kembali normal, sehingga program rekonstruksi kawasan terdampak dapat dikerjakan.
Rumah warga, kata Nezar, banyak yang tertimbun lumpur hingga satu setengah meter.
"Saya menyaksikan banyak warga, baik pria maupun perempuan, bekerja keras membersihkan rumahnya masing-masing pakai skop, menggali dan membersihkan lumpur pasir yang sudah mengeras, bahkan ada yang setinggi pintu," jelasnya.
Kondisi daerah terdampak banjir di Aceh. Dok istimewa
Dari Pidie Jaya, bersama timnya, Nezar Patria datang ke Bireuen untuk memeriksa dan memulihkan jalur telekomunikasi.
"BTS di seluruh Aceh umumnya terganggu fungsinya karena ketiadaan listrik. Sekarang sudah diatasi, separuhnya bisa menyala. Kita sudah koordinasi dengan PLN dan Pertamina, semoga pekan ini 75–90 persen BTS dapat menyala kembali," ungkapnya.
Di Pidie Jaya, Wamenkomdigi Nezar menyerahkan satu unit Starlink dan genset kepada Bupati Pidie Jaya untuk membantu komunikasi di pos-pos bantuan bencana.
Di Bireuen, tim yang dipimpin Nezar mengunjungi Posko Bencana di Kantor Bupati Bireuen. Mengadakan rapat sejenak dengan Bupati Bireuen, Nezar menyerahkan satu unit Starlink dan genset untuk Bireuen, serta dua unit Starlink dan satu genset kepada Dandim Bireuen untuk diteruskan ke Danrem Lilawangsa, Lhokseumawe, Aceh Utara.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria saat acara Workshop Wartawan United Tractors Group di Artotel Mangkuluhur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
"Kita titipkan ke Danrem yang nantinya akan membantu komunikasi di daerah Lokop, Aceh Timur. Di sana ada lima desa hilang disapu banjir. Alat telekomunikasi sangat dibutuhkan," ujar Nezar.
Saat di Bireuen, Nezar juga menuju Kecamatan Juli dan berhenti di jembatan yang menghubungkan Juli dan jalan ke arah Kabupaten Bener Meriah.
"Jembatan kokoh ini bahkan terputus separuh. Bener Meriah terisolasi. Kita berikan satu unit Starlink kepada relawan TIK yang akan digunakan untuk kebutuhan warga berkomunikasi," ujar Nezar.
Di ujung Jembatan Juli itu, warga membangun jaringan kabel yang bisa mengangkut barang.
"Kita seberangkan satu unit Starlink dan genset ke wilayah Bener Meriah melalui keranjang yang bergulir di kabel itu, semoga membantu memulihkan komunikasi di masa tanggap darurat," Nezar menambahkan.
Saat ini, dari 3.443 BTS yang ada di Provinsi Aceh, sudah 51% beroperasi kembali. Matinya BTS, kata Nezar, disebabkan listrik padam, sementara BTS masih tegak berdiri, kecuali beberapa yang terkena dampak banjir. Lainnya selamat karena posisinya di tempat yang tinggi.
Jalur komunikasi telekomunikasi terganggu karena beberapa jaringan fiber optik (FO) terputus akibat ambruknya jembatan-jembatan di sejumlah jalan yang menghubungkan antarkabupaten di Aceh.