Serba-serbi Pelantikan 34 Pejabat oleh Presiden Prabowo - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Serba-serbi Pelantikan 34 Pejabat oleh Presiden Prabowo
Oct 9th 2025, 03:11 by kumparanNEWS

Presiden Prabowo saat pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo saat pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10).

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPD Sultan Najamudin dan Ketua DPR Puan Maharani hadir dalam pelantikan. Selain itu, sejumlah Kabinet Merah Putih juga hadir.

Total ada 29 pejabat yang dilantik Prabowo terdiri dari Wakil Menteri, Gubernur, Kepala Badan hingga Duta Besar.

Presiden Prabowo saat pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo saat pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Berikut daftar para pejabat baru yang dilantik:

Wamendagri

Akhmad Wiyagus

Wamenkes

Benjamin Paulus Octavianus.

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua

  • Mathius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen.

Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan

Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

  • Anggito Abimanyu.

Wakil Ketua

  • Farid Azhar Nasution.

Anggota Dewan Komisioner LPS bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank

  • Doddy Zulverdi.

Anggota Dewan Komisioner LPS bidang Program Penjaminan Polis Asuransi

  • Ferdinan Dwikoraja Purba.

Kepala BP BUMN

  • Dony Oskaria,

Wakil Kepala BP BUMN

  • Aminuddin Ma'ruf.

  • Tedi Bharata.

Asisten Khusus Presiden

  • Bidang Komunikasi Analisa Kebijakan: Dirgayuza Setiawan

  • Bidang Komunikasi Analisa Data Strategis: Agung Gumilar Saputra

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua

Ketua

  • Velix Wanggai.

Anggota

  • John Wempi Wetipo.

  • Ignatius Yoko Triyono.

  • Paulus Waterpauw.

  • Ribka Haluk.

  • Ali Hamdan Bogra.

  • Gracia Josaphat Jobel Mambrasar.

  • Yani.

  • John Gluba Gepze.

  • Johnson Estrella Sihasale.

Dubes LBBP RI

  • Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo sebagai Dubes RI untuk Malaysia.

  • Hotmangaradja Pandjaitan sebagai Dubes RI untuk Singapura.

  • Kuncoro Giri Waseso sebagai Dubes RI untuk Mesir.

  • Syahda Guruh Langkah Samudera sebagai Dubes RI untuk Qatar.

  • Berlian Helmy sebagai Dubes RI untuk Azerbaijan.

  • Andy Rachmianto sebagai Dubes RI untuk Belgia.

  • Listyowati sebagai Dubes RI untuk Bangladesh dan Nepal.

  • Adam Mulawarman Tugio sebagai Dubes RI untuk Vietnam.

  • Laurentius Amrih Jinangkung sebagai Dubes RI untuk Belanda.

  • Lukman Hakim Siregar sebagai Dubes RI untuk Suriah.

Wakil Dubes

Irene sebagai Wakil Dubes RI untuk China.

Istana Ungkap Alasan Prabowo Angkat 2 Asisten Khusus: Bantu Kerja Presiden

Dirgayuza Setiawan. Foto: Instagram/@dirgayuza
Dirgayuza Setiawan. Foto: Instagram/@dirgayuza

Presiden Prabowo Subianto mengangkat 2 orang jadi asisten khusus pada Rabu (8/10). Mereka Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar Saputra.

Dirgayuza diangkat jadi Asisten Khusus Prabowo bidang Komunikasi Analisa Kebijakan. Sementara, Agung Gumilar diangkat jadi Asisten Khusus Presiden bidang Analisa Data Strategis.

Mensesneg Prasetyo Hadi ditanya alasan Prabowo mengangkat mereka jadi asisten khusus. Ia mengakui, sebenarnya tidak ada pertimbangan khusus.

"Ya nggak ada, untuk membantu kerja Bapak Presiden, selama ini juga sudah mereka berdua yang membantu menyiapkan data, menyusun pidato Presiden," kata Prasetyo di Istana Negara.

Prasetyo menuturkan, Yuza dan Agung selama ini banyak membantu Prabowo. Oleh sebab itu mereka diangkat menjadi asisten khusus.

"Sebenarnya selama ini baik Mas Yuza maupun Mas Agung sudah menjalankan tugas untuk membantu Bapak Presiden," kata Prasetyo.

"Tadi juga beliau menyampaikan bahwa mengangkat keduanya menjadi asisten khusus presiden ada di bidang analisa data dan kebijakan dan ada juga di bidang analisa kebijakan strategis," tutur dia.

Sugiono soal Prabowo Lantik Wakil Dubes China: Negara Besar, Banyak Beban Kerja

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Istana Negara Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di Istana Negara Jakarta, pada Rabu (8/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Rabu (8/10) melantik 10 duta besar untuk perwakilan RI di negara-negara sahabat. Prabowo juga melantik satu Wakil Dubes RI untuk China.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan urgensi dilantiknya wakil dubes adalah karena China merupakan negara yang sangat luas. Ia menilai, perlu tambahan kekuatan untuk memberikan pelayanan bagi WNI sekaligus juga sebagai perwakilan RI di sana.

"Republik Tiongkok merupakan satu negara yang besar. Kemudian banyak juga beban-beban pekerjaan yang kami kira perlu mendapatkan jabatan tambahan penguatan," ujar Sugiono kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta.

Adapun wakil dubes Tiongkok yang dilantik itu bernama Irene. Ia ikut dilantik bersama 10 dubes lainnya.

Selain itu, Sugiono juga menyebut urgensi adanya wakil dubes di China karena Indonesia akan membuka konsulat jenderal baru di sana.

"Kita juga akan membuka satu lagi konsulat jenderal di sana. Jadi saya kira secara organisasi harus dilakukan perkuatan," kata dia.

Mensesneg Ungkap Alasan Kursi Wamenkes dan Wamendagri Ditambah

Wamendagri Akhmad Wiyagus saat dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Wamendagri Akhmad Wiyagus saat dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Mensesneg, Prasetyo Hadi, mengungkap alasan keputusan Presiden Prabowo Subianto menambah dua wakil menteri di Kabinet Merah Putih. Dua wakil menteri yang baru adalah Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).

Sosok Wamendagri baru adalah Akhmad Wiyagus. Menurut Prasetyo, jabatan Wamendagri perlu ditambahkan mengingat luasnya wilayah Indonesia.

"Kita semua tahu, negara kita sangat besar. 514 kabupaten, 38 provinsi, tentunya dalam rangka pembinaan dan memastikan pembangunan di setiap daerah baik provinsi maupun kabupaten kita dapat berjalan dengan baik dan lancar, maka Bapak Presiden merasa perlu memberikan tambahan kekuatan di Kementerian Dalam Negeri dengan mengangkat satu Wakil Menteri Dalam Negeri," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/10).

Dengan masuknya Akhmad Wiyagus, Wamendagri saat ini berjumlah tiga orang. Dua lainnya adalah Bima Arya Sugiarto dan Ribka Haluk.

Sementara sosok Wamenkes baru adalah Benjamin Paulus Octavianus. Menurut Prasetyo jabatan Wamenkes perlu ditambah juga dalam rangka menuntaskan masalah yang terjadi di Badan Gizi Nasional (BGN).

Diketahui saat ini BGN tengah sibuk mengatasi banyaknya kasus keracunan akibat makanan dari program makan bergizi gratis (MBG).

"Wakil Menteri Kesehatan sama, karena begitu besar dan begitu berat tugas di Kementerian Kesehatan termasuk juga untuk membantu memastikan beberapa masalah yang terjadi di Badan Gizi Nasional, maka Presiden memutuskan mengangkat menambah satu Wakil Menteri di Kementerian Kesehatan," ujar Prasetyo.

Tito soal Kini Punya 3 Wamendagri: Tugas Saya Makin Ringan, Tinggal Bagi Tugas

Mendagri Tito Karnavian (tengah) tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/10/2025).  Foto: Jonathan Devin/kumparan
Mendagri Tito Karnavian (tengah) tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Mendagri Tito Karnavian menyambut baik dilantiknya Akhmad Wiyagus menjadi Wamendagri. Kemendagri kini memiliki 3 orang wakil menteri.

Tito mengatakan, dirinya hanya tinggal membagi tugas terhadap para wakilnya tersebut.

"Itu nanti 3 wamen, tugas saya jauh lebih ringan, tinggal bagi bagi tugas semua, evaluasi," kata Tito di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/10).

Apalagi, Tito melanjutkan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Sehingga, perlu kerja sama dari banyak pihak untuk mengaturnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url