Suasana pelantikan Duta Besar (Dubes) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto melantik Syahda Guruh Langkah Samudera sebagai Duta Besar Indonesia untuk Qatar. Pelantikan itu digelar di Istana Negara pada hari ini, Kamis (8/10).
"Bahwa saya untuk diangkat menjadi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh/Wakil Duta Besar akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo membacakan sumpah jabatan bagi para dubes.
Lantas, siapa Syahda Guruh?
Syahda merupakan pria kelahiran 24 November 1976. Dia merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas Brawijaya dan Magister Hukum di Universitas Indonesia.
Dia bergabung dengan Kemlu sejak 2000. Sejumlah tugas pernah dia emban. Seperti bertugas di Direktorat Perjanjian Ekonomi, Sosial, Budaya, khususnya sebagai pejabat untuk perjanjian lingkungan (UNFCCC, CBD).
Kemudian, dia juga pernah ditempatkan di Kedutaan RI di London dan menangani hubungan bilateral UK & Irlandia, juga mewakili Indonesia di International Maritime Organization (IMO).
Kembali ke Jakarta, dia dilantik sebagai Kepala Subbagian Perjanjian Investasi dan Hak Kekayaan Intelektual Kemlu. Lalu dia juga pernah bertugas di Misi RI di PBB menangani isu pembangunan dan perubahan iklim.
Kariernya semakin moncer saat dilantik sebagai Wakil Direktur di Kemlu yang menangani perdagangan, investasi, keuangan dan lingkungan. Lalu menjadi Direktur Hukum dan Perjanjian Ekonomi di Kemlu RI.
Dengan karier tersebut, ia kemudian terpilih menjadi Dubes RI untuk Qatar. Dia akan bertugas di Doha.