Orang-orang menunggu kereta di stasiun metro saat pesawat penumpang Boeing 787-8 Ethiopian Airlines terbang di langit saat mendarat di Bandara Kopenhagen, Denmark, Rabu (4/9/2025). Foto: Sergei Gapon/AFP
Penampakan drone misterius kembali terlihat di Denmark. Kepolisian setempat mengatakan sejumlah drone terpantau terbang di atas 4 bandara di Denmark, menyebabkan salah satu bandara harus tutup selama beberapa jam.
Dikutip dari AFP, Kamis (25/9), drone itu terlihat di bandara di Aalborg, Esbjerg, Sonderborg, dan pangkalan udara Skrydstrup sebelum akhirnya meninggalkan wilayah udara Denmark.
Bandara Aalborg yang merupakan salah satu bandara terbesar setelah Kopenhagen harus ditutup sementara. Beberapa jam kemudian, bandara kembali dibuka.
Bendera Denmark Foto: Imesh
"Tidak mungkin menembak jatuh drone-drone yang terbang di wilayah yang sangat luas selama berjam-jam. Saat ini, kami belum menangkap operator drone," kata Kepala Inspektur Polisi, Jesper Bojgaard Madsen, dalam keterangannya.
Polisi di Jutland Selatan juga mengatakan telah menerima sejumlah laporan terkait aktivitas drone di bandara di Esbjerg, Sonderborg, dan Skrydstrup pada Rabu (24/9) malam. Meski demikian, bandara di Esbjerg dan Sonderborg tidak ditutup karena tidak ada jadwal penerbangan hingga Kamis pagi.
"Drone-drone itu terbang dengan lampu dan diamati dari darat, tapi belum dijelaskan jenis drone-nya dan apa motifnya," kata polisi.
Polisi juga tengah melakukan penyelidikan bekerja sama dengan dinas intelijen dan Angkatan Bersenjata untuk mengklarifikasi situasi.
Penampakan drone misterius di Denmark bukan yang pertama kali terjadi. Penampakan drone misterius beberapa hari lalu menyebabkan bandara Kopenhagen harus ditutup selama beberapa jam. Perdana Menteri Mette Frederiksen bahkan mengatakan negaranya menghadapi serangan paling serius terhadap infrastruktur penting Denmark.